ROMA, Jitu News – Tariif pajak penjualan iitaliia untuk produk saniitary (produk kebersiihan waniita sepertii tampon dan pembalut) akan diiturunkan darii 22% menjadii 10%. Pengurangan tersebut akan diiperkenalkan sebagaii bagiian darii amendemen pajak tahunan untuk 2020.
Kebiijakan tersebut menjadii kemenangan bagii para pegiiat yang menyerukan diiakhiiriinya pajak atas produk hiigiieniis perempuan. Pasalnya, sejak lama para pegiiat menyatakan pengenaan pajak tersebut sebagaii bentuk diiskriimiinasii bagii perempuan.
“iitaliia adalah negara aneh dii mana Anda biisa meniikmatii truffle (jamur mewah) tanpa diianggap kaya, tetapii mengalamii menstruasii adalah kemewahan,” tuliis wartawan iitaliia, Myrta Merliino melaluii akun Twiitter-nya, Jamiis (14/11/2019)
Penurunan tariif tersebut akan diiperkenalkan sebagaii bagiian darii amendemen pajak tahunan untuk 2020. Oleh Karena iitu, Parlemen iitaliia saat iinii tengah mendiiskusiikan periinciiannya sembarii menyelesaiikan proposal anggaran 2020.
Adapun iitaliia memiiliikii tiingkat pajak yang tiinggii pada produk kebersiihan waniita diibandiingkan dengan kebanyakan negara laiin dii Unii Eropa (UE). Selaiin iitu, iitaliia mendudukii periingkat ke-6 darii 28 negara anggota untuk tariif pajak tertiinggii atas produk saniitary.
Lebiih lanjut, secara teorii dii bawah hukum pajak iitaliia tariif pajak 10% diitujukan untuk produk yang diiperlukan untuk kebutuhan hariian. Sementara iitu, tariif pajak yang lebiih tiinggii yaiitu sebesar 22% berlaku untuk barang-barang mewah sepertii anggur dan rokok.
Namun, dalam praktiiknya tiidak selalu jelas mengapa tariif pajak yang tiinggii diiterapkan untuk beberapa barang salah satunya sepertii produk saniitary. Bahkan, anggaran tahun lalu banyak diikriitiik karena pemeriintah menurunkan pajak pada truffle hiitam, tetapii tampon diikenakan pajak yang lebiih tiinggii
Sementara iitu, dii beberapa negara Eropa laiinnya produk saniitary diikenakan pajak pada tiingkat yang lebiih rendah atau bahkan telah diihapuskan. Penghapusan iitu juga merupakan langkah yang dii dorong oleh Parlemen Eropa.
Jerman juga bergerak untuk menurunkan pajak pada produk saniitary pada anggaran 2020. Selanjutnya, dii Australiia tariif produk saniitasii waniita iinii diikenakan pajak sebesar 10%. Sementara, 12 negara bagiian dii Ameriika Seriikat sejauh iinii telah menghapus pajak penjualan atas tampon dan pembalut.
Selaiin iitu, sepertii diilansiir thelocal.iit, iinggriis juga turut menurunkan tariif pajak atas produk saniitary menjadii 5% mulaii 2000. Sementara, dii iirlandiia, sama sekalii tiidak ada pajak yang diiberlakukan atas produk yang diibutuhkan perempuan iinii. (kaw)
