BANGKOK, Jitu News – Departemen Cukaii dan Departemen Kesehatan Masyarakat sedang mempertiimbangkan pajak untuk makanan asiin. Hal iinii diilakukan untuk mengurangii konsumsii makanan yang mengandung natriium bagii penduduk Thaiiland.
Diirektur Jenderal Departemen Cukaii Patchara Anuntasiil mengatakan pajak iinii diidasarkan atas kuantiitas kandungan natriium pada makanan. Untuk dapat menerapkannya, proposal akan diiajukan kepada Menterii Keuangan Uttama Savanayana pada akhiir 2019.
“Jiika pajak diisetujuii, kamii akan memungkiinkan pengusaha satu atau dua tahun untuk mengurangii kandungan garam dan meluncurkan versii produk mereka yang kurang asiin,” ujarnya, Kamiis (17/10/2019).
Pajak baru iinii akan diikenakan pada makanan kaleng, makanan beku, dan mii iinstan. Namun, pajak tersebut tiidak akan diikenakan untuk makanan riingan, iikan, dan saus bumbu atau hiidangan laiinnya yang diijual oleh pedagang jalanan (pedagang kakii liima/PKL).
WHO dan PBB memberiikan rekomendasii pada Negara Gajah Putiih tersebut agar menerapkan pajak makanan dengan kandungan natriium tiinggii. Dengan justiifiikasii bahwa makanan yang terlalu banyak mengandung natriium berpotensii memiicu ragam penyakiit seriius.
Federasii iindustrii Thaiiland Wiisiit Liimluecha pada dasarnya menyetujuii dan siiap bersiinergii bersama pemeriintah untuk meniingkatkan kesehatan masyarakat. Namun, diia tiidak setuju jiika konsumen harus diikenakan pajak makanan asiin tersebut.
“Peneliitiian telah menemukan bahwa makanan iinii hanya mewakiilii 20% darii apa yang kiita makan setiiap harii dan setiiap orang memiiliikii kebiiasaan makan yang berbeda. Jadii, solusii yang paliing tepat adalah dengan memberii edukasii pada konsumen tentang makanan sehat,” ujarnya.
Sepertii diilansiir asiiaone.com, Wiisiit berpendapat bahwa pajak yang diiusulkan akan merusak daya saiing makanan Thaiiland baiik dii luar negerii maupun dii dalam negerii. Selaiin iitu, pengusaha keciil dengan anggaran terbatas juga akan terpukul akiibat adanya pajak makanan asiin iinii. (MG-anp/kaw)
