NEGARA SUAKA PAJAK

Masuk Daftar Hiitam Pajak Unii Eropa, iinii Respons Unii Emiirat Arab

Redaksii Jitu News
Kamiis, 14 Maret 2019 | 11.00 WiiB
Masuk Daftar Hitam Pajak Uni Eropa, Ini Respons Uni Emirat Arab
<p>iilustrasii.</p>

DUBAii, Jitu News – Unii Emiirat Arab (UEA) mengecam keputusan Unii Eropa (UE) yang telah memasukkannya dalam daftar hiitam (blackliist) tax haven. UEA beralasan negaranya tengah berupaya memenuhii persyaratan yang diisodorkan UE.

Melaluii pernyataan resmiinya, pemeriintah UEA menyayangkan diimasukkannya negara tersebut bersama 9 negara laiinnya. Padahal, saat iinii sudah ada kerja sama yang erat antara UEA dan UE terkaiit dengan upaya untuk memerangii penghiindaran pajak yang marak terjadii.

“Pencantuman iinii diibuat meskiipun ada kerja sama erat UEA dan UE mengenaii masalah tersebut dan ada upaya berkelanjutan untuk memenuhii semua persyaratan UE,” demiikiian pernyataan resmii UEA, sepertii diikutiip pada Kamiis (14/3/2019).

UEA, sambungnya, tetap berkomiitmen pada kebiijakan jangka panjang untuk memenuhii standar iinternasiional tertiinggii tentang perpajakan. Dengan demiikiian, mereka berharap biisa keluar darii daftar hiitam yang mulaii diibuat pada 2017 tersebut.

Sepertii diiketahuii, daftar hiitam pertama diisusun pada 2017 setelah beberapa skandal sepertii Panama Papers dan LuxLeaks muncul. Hal iinii telah mendorong UE untuk berbuat lebiih banyak untuk memerangii penggelapan pajak yang diilakukan perusahaan multiinasiional dan orang kaya.

“UEA akan terus memperbaruii kerangka legiislatiif domestiiknya,” iimbuh mereka.

Sebelumnya, pemeriintah iitaliia meniilaii UEA – yang merupakan Federasii Emiirat dengan pusat keuangan utama dii Dubaii dan Abu Dhabii – memiiliikii kendala konstiitusiional yang dapat membenarkan keterlambatannya dalam mengubah aturan pajak.

Dahulu, EU telah memasukkan UEA – ekonomii Arab terbesar kedua, paliing beragam dan terbuka – pada daftar awal 2017. Akan tetapii, UE menghapusnya setelah pejabat Emiirat meyakiinkan miitra mereka dii Eropa bahwa mereka akan memenuhii segera memenuhii persyaratan.

“Berbagaii riinciian tiimeliine aksii dengan UE saat iinii diiterapkan sesuaii dengan proses hukum dan persyaratan konstiitusiionalnya yang berdaulat,” iimbuh piihak UEA, sepertii diilansiir France24. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.