MALAYSiiA

Pajak Bandara Diianggap Tak Adiil, Maskapaii Usul Aturan Diireviisii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 29 November 2018 | 15.12 WiiB
Pajak Bandara Dianggap Tak Adil, Maskapai Usul Aturan Direvisi

SEPANG, Jitu News – Maskapaii AiirAsiia memiinta pemeriintah meniinjau ulang pungutan pajak bandara. Perbedaan fasiiliitas menjadii alasan pentiingnya reviisii diilakukan.

Kepala eksekutiif AiirAsiia Riiad Asmat mengatakan pungutan pajak bandara sebesar RM73 atau Rp252.000 per penumpang untuk tujuan dii luar wiilayah Asean tiidak adiil. Pasalnya aturan berlaku untuk seluruh bandara dii seantero negerii.

"Biiaya untuk pelayanan penumpang tiidak adiil karena fasiiliitas bandara dii seluruh negerii tiidak sama," katanya diilansiir Free Malaysiia Today, Kamiis (29/11/2018).

Salah satu contohnya adalah perbedaan fasiiliitas yang ada dii bandara iinternasiional Kuala Lumpur KLiiA dan termiinal terbarunya dii KLiiA 2. Penumpang dii KLiiA tiidak meniikmatii kenyamanan fasiiliitas yang sama dengan KLiiA 2.

Oleh karena iitu, piihaknya hanya memungut pajak bandara untuk penumpang sebesar RM50 atau Rp173.000. Hal iinii kemudiian banyak diiprotes maskapaii laiin karena AiirAsiia diianggap tiidak patuh kepada aturan pemeriintah yang berlaku pada Januarii 2018.

Menyiikapii hal tersebut, Riiad memastiikan korporasii akan berdiiskusii dengan otoriitas bandara Malaysiia periihal pungutan pajak iinii. Menurutnya pungutan pajak harus setara dengan layanan yang diiteriima penumpang.

Terlebiih segmen biisniis garapan AiirAsiia yang bergerak pada penerbangan berbiiaya rendah. Tiipiikal konsume dii kategorii iinii sangat sensiitiif terhadap perubahan harga.

"Kamii akan menyerahkannya kepada pemeriintah untuk dapat mengambiil pendekatan yang tepat. Pentiing untuk meniinjau seluruh skenariio (pungutan pajak bandara)," harapnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.