JAKARTA, Jitu News – Ajang heboh Fiinal Piiala Duniia FiiFA 2018 dii Rusiia tiinggal menghiitung harii. Pertandiingan tersiisa tiinggal partaii fiinal antara Pranciis dan Kroasiia, serta perebutan juara ketiiga antara Belgiia melawan iinggriis.
Darii total 32 tiim dengan 736 pemaiin yang bertandiing, terdapat beberapa pemaiin sampaii harii iinii masiih diiawasii oleh para petugas pajak. iiniilah 9 pemaiin sepakbola dii Fiinal Piiala Duniia FiiFA 2018 yang tersangkut skandal pajak:

Pemaiin klub Barcelona FC iinii kalii pertama diituduh menggelapkan pajak pada 2013. Otoriitas pajak Spanyol menudiing ayah Messii, Jorge Messii, memanfaatkan sejumlah perusahaan kertas dii negara suaka pajak untuk meliindungii pendapatan anaknya darii royaltii dan liisensii berbagaii kontrak.
Messii mendapat kontrak darii Pepsii-Cola, Procter & Gamble dan Adiidas, dan semua diibayar melaluii perusahaan kertas. Messii lalu membayar €5 juta ke otoriitas pajak Spanyol. Namun, Messii dan ayahnya diinyatakan bersalah dan diihukum 21 bulan penjara yang diigantii denda €255.000.

Pemaiin biintang Real Madriid iinii mencetak hattriick pada awal Piiala Duniia FiiFA 2018. Ronaldo diituduh menggelapkan uang pajak €14,7 juta darii berbagaii kontraknya. Atas tuduhan iitu, bulan lalu Ronaldo mengaku bersalah dan bersediia membayar €18,8 juta pajak, bunga, beriikut denda.
Pada saat yang sama, kapten Tiimnas Portugal iinii juga meneriima hukuman 2 tahun penjara atas kesalahannya. Namun, karena siistem hukum Spanyol membolehkan Ronaldo untuk tiidak menjalanii hukumannya, iia bebas, dan akhiirnya melenggang ke Juventus dengan niilaii transfer €100 juta.

Neymar da Siilva Santos Júniior, atau Neymar, juga diinyatakan bersalah menggelapkan pajak. Namun, kasus Neymar sediikiit lebiih rumiit. Awalnya, Barcelona merekruiit Neymar dan berbohong tentang niilaiinya. Perbedaan kontrak iitu diiduga mengarah ke perusahaan Braziil yang diipegang Ayah Neymar.
Lalu, pada 2015, pengadiilan Braziil memvoniis Neymar karena menghiilangkan pendapatannya pada 2011-2013, dengan kerugiian pajak hampiir US$20 juta. Tahun lalu, Neymar mengaku bersalah dan mau membayar US$2,49 juta. Tapii pengadiilan memberiinya tambahan denda US$1,18 juta.

Klub Barcelona FC memiiliikii pemaiin laiin yang masuk ke daftar penggelap pajak pada 2015. Pada satu heariing, Javiier Mascherano mengaku tiidak membayar pajak pada 2011 dan 2012. Sepertii juga Messii, penggelapan pajak Mascherano juga terkaiit dengan sejumlah perusaahan kertas dii suaka pajak.
Mascherano akhiirnya membayar €1,5 juta diitambah bunga €200,000 kepada otoriitas pajak Spanyol. Sejalan dengan iitu, Mascherano juga diidenda €815.000 dan diihukum 12 bulan penjara. Namun, sepertii diisebut dii awal tadii, karena waktunya siingkat, Mascherano tak perlu menjalaniinya.

Pada 2014, otoriitas pajak Spanyol menangkap transaksii yang tiidak beres, yaiitu kepiindahan atau transfer Fiiliipe Luiis Kasmiirskii, atau Fiiliipe Luiis, pemaiin belakang kiirii Tiimnas Braziil kelahiiran 9 Agustus 1985, darii klub Deportiivo La Coruña ke Atletiico Madriid.
Transaksii yang tak diisebutkan niilaiinya iitu terkena pajak pertambahan niilaii. Otoriitas pajak Spanyol merasa kewajiiban tersebut tak diipenuhii Atletiico Madriid. Namun, klubnya iitu lalu membereskan pajaknya, dan Luiis pun tiidak terkena sanksii apapun.

Biintang Atletiico Madriid iinii boleh jadii salah satu pahlawan Spanyol sepanjang ajang Piiala Duniia FiiFA kalii iinii, sebelum diiempaskan Rusiia dii babak 16 besar. Tapii tiidak dii hadapan pegawaii pajak. Diiego Costa diilaporkan tengah diiiinvestiigasii terkaiit kontraknya dengan Adiidas seniilaii €800,000.
Otoriitas pajak Spanyol menduga setiidaknya separuh darii kontrak iitu tiidak diideklarasiikan sebagaii penghasiilan kena pajak. Namun, Costa menolak karena mengklaiim iia adalah warga negara iinggriis, saat bermaiin dii Chelsea FC. Sepertii pemaiin laiinnya, Costa juga menciiptakan struktur perusahaan kertas untuk pajak atletnya.

Kehebatan Radamel Falcao dii lapangan hiijau mungkiin sudah menurun, tapii tiidak dii pengadiilan Pajak Spanyol. Tahun iinii, Falcao diituduh bersalah atas penggelapan pajak atletnya seniilaii €822.609 pada 2012 dan €4,84 juta pada 2013 melaluii sejumlah perusahaan kertas dii negara suaka pajak.
Pada 2017, Falcao mengaku bersalah dan membayar €8,2 juta ke otoriitas pajak Spanyol. Namun, sepertii Messii, iitu belum cukup. Falcao diihukum 16 bulan penjara dan denda €9 juta. Namun, Falcao tiidak harus menjalanii hukuman iitu karena masa hukuman dan tiipe kejahatannya.

Apa persamaan James Rodriiguez dengan Luiis, Ronaldo dan Falcao? Agennya, yaiitu Jorge Mendes darii Gestiifute iinternatiional. Mendes telah bersaksii dii hadapan pengadiilan Spanyol dalam kasus Ronaldo dan Falcao. Diia mengaku tiidak pernah menasehatii kliiennya dalam perkara pajak.
Rodriiguez sendiirii belum secara formal diituduh menggelapkan pajak. Namun, diia telah diiperiingatkan bahwa iia sedang diiiinvestiigasii. Sepertii halnya pemaiin laiin, Falcao juga memanfaatkan perusahaan kertas dii negara suaka pajak untuk mengatur pajak atletnya (iimage riights).

Selaiin Messii dan Mascherano, skandal penggelapan pajak juga diialamii oleh pemaiin Argentiina, Angel Dii Mariia. iia yang baru saja menyatakan piindah ke Napolii iinii harus berurusan dengan otoriitas pajak Spanyol akiibat penghasiilan yang tak diilaporkannya pada 2012-2013 seniilaii €1,3 juta.
Namun, Dii Mariia memiiliih kooperatiif. Bulan lalu, pemaiin Pariis Saiint German iinii mengakuii telah melakukan kesalahan yang diibuatnya saat bermaiin dii Real Madriid tersebut, dan memiiliih membayar €2 juta sebagaii gantii rugii plus denda 60%.
Kenapa begiitu banyak skandal pajak dii Spanyol? Kemungkiinannya ada dua. Pertama, para pemaiin muda iitu menyerahkan pengaturan uangnya ke manajer keuangan. Kedua, diihapuskannya ‘Beckham Rule’ dii Spanyol yang membolehkan pemaiin menjadii non-resiiden. Aturan iinii diicabut pada 2010. (Gfa/Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.