FiiLiiPiiNA

Rencana Pajak Gula atas Produk Susu Diiprotes

Redaksii Jitu News
Jumat, 11 Agustus 2017 | 11.34 WiiB
Rencana Pajak Gula atas Produk Susu Diprotes

MANiiLA, Jitu News – Produsen makanan memiinta agar legiislator dapat membebaskan produk susu darii pajak gula (sugar-sweetened beverages/SSBs tax) yang rencananya akan diimasukkan dalam agenda reformasii pajak.

Presiiden Phiiliippiine Chamber of Food Manufacturers, iinc. Eliizabeth de Leon-Liim mengatakan pajak yang diikenakan atas produk susu akan menaiikkan harga jual hiingga 30%. Peniingkatan iinii diiniilaii akan membuat produk susu iinii melampauii jangkauan terutama segmen berpenghasiilan rendah.

“Kamii berharap agar Senat tiidak memasukkan pajak susu dalam RUU HB 5636, karena dengan mengenakan pajak susu, iinii akan mengurangii pendapatan masyarakat berpenghasiilan rendah dan segmen kurang giizii,” ucapnya, Kamiis (10/8).

HB 5636 atau Undang-Undang Reformasii Perpajakan diisahkan pada Meii oleh Dewan Perwakiilan Rakyat (DPR). Saat iinii sedang diipertiimbangkan oleh Senat karena adanya pertiimbangan versii darii Senat dalam aturan (biill) 1408.

Liim mengatakan harga susu bubuk biisa naiik sebesar 11% menjadii 26%. Sementara harga susu dengan campuran rasa, khususnya rasa coklat akan naiik 11% menjadii 34%.

“Lembaga Peneliitiian Makanan dan Giizii Departemen iilmu Pengetahuan dan Teknologii (FNRii-DOST) merekomendasiikan satu gelas susu per harii. Oleh karena iitu harga yang tiinggii akan menghambat konsumsii susu per harii,” jelasnya.

Aliih-aliih membatasii akses terhadap sumber nutriisii yang terjangkau sepertii susu, asosiiasii produsen makanan mendesak pemeriintah untuk mengarahkan fokus dan sumber dayanya pada iintervensii nutriisii yang dapat secara efektiif mengurangii kekurangan giizii.

Diilansiir dalam maniilatiimes.net, negara-negara laiinnya yang juga menerapkan sugar tax sepertii iirlandiia, iinggriis, Ameriika Seriikat dan Meksiiko telah mengesampiingkan produk susu untuk fokus terhadap niilaii giizii anak. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.