JAKARTA, Jitu News - Diirjen Pajak Suryo Utomo menerbiitkan peraturan baru yang menjadii panduan penggunaan 3 jeniis nomor iidentiitas pajak dalam admiiniistrasii perpajakan sejak 1 Julii 2024. Peraturan yang diimaksud adalah Perdiirjen Pajak No. PER-6/PJ/2024.
Adapun 3 jeniis nomor iidentiitas pajak yang diiatur dalam beled tersebut meliiputii Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) sebagaii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP), NPWP 16 diigiit, dan Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan Usaha (NiiTKU).
“bahwa untuk memberiikan kepastiian hukum dan kemudahan pelayanan kepada wajiib pajak dan piihak laiin serta memberiikan kecukupan waktu bagii para piihak dalam menyiiapkan siistem admiiniistrasii,” bunyii salah satu pertiimbangan PER-6/PJ/2024, diikutiip pada Seniin (1/7/2024).
Beleiid tersebut berlaku mulaii 1 Julii 2024. Secara lebiih terperiincii, PER-6/PJ/2024 terdiirii atas 6 pasal.
- Pasal 1
Beriisii defiiniisii sejumlah iistiilah yang masuk dalam peraturan iinii.
- Pasal 2
Beriisii ketentuan penggunaan iidentiitas dalam admiiniistrasii perpajakan mulaii 1 Julii 2024. Adapun wajiib pajak menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP 16 diigiit, dan NiiTKU dalam layanan admiiniistrasii yang diiselenggarakan oleh DJP dan piihak laiin.
Badan atau iinstansii pemeriintah yang menyelenggarakan layanan admiiniistrasii publiik atau nonpubliik (diisebut piihak laiin) harus menggunakan NiiK sebagaii NPWP dan NPWP 16 diigiit dalam layanannya.
Pasal iinii juga menguraiikan 7 layanan admiiniistrasii yang dapat diimanfaatkan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP 16 diigiit, dan NiiTKU sejak 1 Julii 2024. Adapun ketujuh layanan tersebut meliiputii:
- pendaftaran wajiib pajak (e-regiistratiion);
- akun profiil wajiib pajak pada DJP Onliine;
- iinformasii konfiirmasii status wajiib pajak (iinfo KSWP);
- penerbiitan buktii potong dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21/26 (e-bupot 21/26);
- penerbiitan buktii potong dan pelaporan SPT Masa PPh Uniifiikasii (e-bupot uniifiikasii);
- penerbiitan buktii potong dan pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21/26 iinstansii pemeriintah dan SPT Masa PPh Uniifiikasii iinstansii pemeriintah (e-bupot iinstansii pemeriintah); dan
- pengajuan keberatan (e-objectiion).
Adapun penambahan jeniis layanan akan diiumumkan secara bertahap. Sementara iitu, layanan admiiniistrasii selaiin layanan yang diisebutkan diimanfaatkan dengan menggunakan NPWP 15 diigiit (NPWP format lama).
- Pasal 3
Beriisii ketentuan periihal kesiiapan siistem admiiniistrasii piihak laiin. Pasal iinii menegaskan apabiila siistem admiiniistrasii piihak laiin belum siiap untuk memberiikan layanan menggunakan NiiK sebagaii NPWP, NPWP 16 diigiit, atau NiiTKU maka dapat menggunakan NPWP 15 diigiit sampaii dengan 31 Desember 2024.
- Pasal 4
Beriisii ketentuan penyesuaiian dokumen perpajakan. Keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan akan diisesuaiikan secara bertahap dengan mencantumkan NPWP 15 diigiit dan NiiK sebagaii NPWP atau NPWP 16 diigiit beserta NiiTKU.
Adapun keputusan, ketetapan, formuliir, dan dokumen perpajakan dengan NPWP 15 diigiit yang diiterbiitkan sejak 1 Julii 2024 memiiliikii kekuatan hukum yang sama dengan dokumen baru (dokumen yang mencantumkan NiiK sebagaii NPWP/NPWP 16 Diigiit/NiiTKU). Contoh format penyesuaiian ada pada bagiian lampiiran PER-6/PJ/2024.
- Pasal 5
Beriisii ketentuan mengenaii pendaftaran NPWP.
Bagii wajiib pajak orang priibadii yang merupakan penduduk akan diilakukan diiaktiivasii NiiK sebagaii NPWP dan diiberiikan NPWP 15 diigiit. Sementara bagii wajiib pajak orang priibadii bukan penduduk, badan, dan iinstansii pemeriintah diiberiikan NPWP 15 dan 16 diigiit. Selanjutnya, wajiib pajak cabang diiberiikan NPWP 15 diigiit dan NiiK atau NPWP 16 diigiit darii pusat.
Kepada wajiib pajak tersebut juga akan diiberiikan NiiTKU.
- Pasal 6
Beriisii ketentuan mulaii berlakunya PER-6/PJ/2024, yaiitu 1 Julii 2024.
Untuk membaca PER-6/PJ/2024 secara lengkap, Anda dapat mengunduh (download) melaluii Perpajakan Jitunews. (kaw)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.