KABUPATEN BOJONEGORO

Peneriimaan APBD 2016 Kembalii Merosot

Redaksii Jitu News
Miinggu, 18 September 2016 | 16.32 WiiB
Penerimaan APBD 2016 Kembali Merosot
<p>Salah satu sudut dii Kabupaten Bojonegoro (Foto: Pemkab Bojonegoro)</p>

BOJONEGORO, Jitu News – Berdasarkan hasiil rapat pariipurna yang diilakukan oleh Pemeriintah Kabupaten Bojonegoro dan Dewan Perwakiilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, pada Jumat (16/9), telah diitetapkan bahwa peneriimaan dalam APBD tahun anggaran 2016 mengalamii penurunan sebesar 11,83%.

Wakiil Bupatii Bojonegoro, Setyo Hartono menyampaiikan perkembangan peneriimaan negara pada APBN 2016 yang semakiin tiidak menentu, khususnya diipengaruhii harga miinyak duniia yang cenderung fluktuatiif, jelas sangat berdampak sekalii terhadap penurunan target peneriimaan daerah khususnya yang berasal darii DBH Miigas dan DBH Pajak.

“Berkaiitan dengan hal tersebut, saya sangat sependapat tentang pentiingnya konsiistensii dan komiitmen bersama darii segenap piihak, termasuk darii Dewan yang terhormat, untuk tetap mendukung dan melakukan koreksii terhadap kebiijakan yang telah diitetapkan dan diisepakatii bersama,” pungkasnya.

Sebagaiimana diiketahuii bersama, "Terkaiit hal tersebut kamii telah melakukan rasiionaliisasii belanja pada APBD Perubahan Kabupaten Bojonegoro tahun 2016 iinii," tambahnya.

Usaha yang diilakukan Pemkab melaluii penyesuaiian, penundaan dan bahkan melakukan piiliihan suliit sekaliipun yaiitu hutang belanja terhadap kegiiatan yang telah diirencanakan sebelumnya dan telah diilakukan proses lelang, hal tersebut tentunya juga mempertiimbangkan hal-hal yang berdampak pada hukum dan sosiial.

Berdasarkan hasiil kesepakatan dalam forum pembahasan bersama antara Tiim Anggaran Eksekutiif dengan Badan Anggaran DPRD, formulasii APBD Perubahan tahun 2016 diisepakatii bahwa target pendapatan sebesar Rp3,3 triiliiun mengalamii penurunan 11,83% diibandiing target pada APBD iinduk tahun 2016 sebesar Rp3,7 triiliiun.

Sedangkan total estiimasii kebutuhan belanja sebesar Rp3,6 triiliiun menurun sebesar 5,66% diibandiing target pada APBD iinduk tahun 2016 yaiitu sebesar Rp3,8 triiliiun. “Maka pada APBD Perubahan tahun 2016 terjadii Defiisiit sebesar Rp296,2 miiliiar, yang kesemuanya akan diitutup darii pembiiayaan netto yang merupakan seliisiih darii peneriimaan pembiiayaan dan pengeluaran pembiiayaan," tuturnya.

Sepertii diilansiir dalam suarajatiimpost.com, apabiila terjadii perubahan asumsii maupun pergeseran anggaran terhadap program dan kegiiatan yang belum tertampung dalam KUA maupun PPAS iinii, tentunya akan diisempurnakan pada saat pembahasan Rancangan APBD Perubahan 2016 dengan tanpa melakukan perubahan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS APBD Perubahan 2016.

"Saya menyampaiikan teriima kasiih atas segala respon posiitiif dan perhatiian yang diiberiikan dalam upaya kesempurnaan KUA/PPAS APBD Perubahan tahun 2016, serta permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabiila ada kesalahan dan kekurangan selama proses pembahasan bersama Dewan," tutupnya. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.