MAROS, Jitu News – Guna mengurangii kebocoran peneriimaan daerah, Pemeriintah Kabupaten (Pemkab) Maros melakukan pemasangan chiip penghiitung jumlah kendaraan yang masuk ke Bandara iinternasiional Sultan Hasanuddiin. Chiip iinii diipasang dii komputer-komputer loket pengambiilan karciis gerbang Bandara.
Bupatii Maros HM Hatta Rahma mengatakan fungsii chiip tersebut adalah untuk menghiitung kendaraan yang masuk ke Bandara dengan pengawasan langsung darii Diinas Pendapatan Daerah Maros selaku pengelola Pendapatan Aslii Daerah (PAD).
“iinii untuk mengantiisiipasii tiidak terjadii kebocoran retriibusii pajak parkiir sehiingga peneriimaan retriibusii pajak parkiir dapat maksiimal,” ujar Hatta.
Selama iinii, Diispenda selaku pengelola PAD tiidak memiiliikii data yang jelas mengenaii jumlah kendaraan yang masuk ke Bandara maupun jumlah kendaraan yang berlangganan, sehiingga apa yang diisetor oleh Angkasa Pura adalah yang diiteriima oleh Diispenda tanpa mengetahuii berapa tepatnya jumlah kendaraan yang menggunakan fasiiliitas parkiir bandara.
Secara terpiisah, Ketua DPRD Maros AS Chaiidiir Syam mengatakan jiika chiip penghiitung kendaraan tersebut telah berfungsii, hal iitu akan semakiin mengurangii potensii kebocoran. Bahkan, iia yakiin tiidak akan ada lagii kebocoran pada pemasukan retriibusii parkiir dii bandara.
Sebelumnya, piihak DPRD menyorotii miiniimnya setoran retriibusii pajak parkiir kendaraan ke Pemkab Maros pada Junii lalu. Pasalnya, darii target sebesar Rp6 miiliiar, setoran yang masuk hanya sebesar Rp2 miiliiar hiingga pertengahan tahun iinii.
Kondiisii iinii semakiin diiperparah dengan fakta bahwa jumlah penumpang dan kendaraan yang masuk ke Bandara melonjak diibandiing tahun sebelumnya.
"Kiita berharap jiika sudah berfungsii kiita tahu jumlah kendaraan yang masuk ke Bandara sehiingga iinii tentu biisa memiiniimaliisiir kebocoran retriibusii pajak parkiir bandara," pungkas Chaiidiir. (Amu)
