KABUPATEN MAROS

Bandara iinii Tunggak Pajak Rp394 Juta

Redaksii Jitu News
Jumat, 17 Junii 2016 | 10.43 WiiB
Bandara Ini Tunggak Pajak Rp394 Juta

MAROS, Jitu News — Bandara Sultan Hasanuddiin Makassar diiklaiim telah menunggak pajak parkiir tahun 2015 sebesar Rp394 juta. iinii diidasarkan atas laporan hasiil pemeriiksaan (LHP) yang diiriiliis Badan Pemeriiksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu.

Kepala Kantor iinspektorat Maros, Baharuddiin mengatakan LHP diikeluarkan 27 Meii 2016, BPK secara tegas memiinta piihak Angkasa Pura (AP) ii selaku pengelola bandara untuk membayar tunggakan tersebut.

“AP ii masiih memiiliikii waktu 1 bulan untuk melunasii tunggakannya, pemasukan iinii nantiinya biisa menambah peneriimaan pajak parkiir yang hiingga kiinii belum mencapaii 50%,” kata Baharuddiin, Kamiis (16/6).

Tunggakan iinii bermula ketiika BPK menemukan AP ii belum membayar pajak parkiir atas jasa parkiir berlangganan tahun 2015. Jasa pengelolaan parkiir memang terdiirii darii parkiir umum dan parkiir berlangganan, namun selama iinii tiidak semuanya diikenakan pajak parkiir.

Sekretariis Diinas Pendapatan Daerah (Diispenda) Kabupaten Maros, Muh. Ferdiiansyah mengakuii piihaknya memang tiidak memasukkan parkiir berlangganan sebagaii objek pajak parkiir, namun BPK berpendapat laiin. Menurut BPK, parkiir berlangganan seharusnya diikenaii pajak parkiir.

Sementara Legal and Communiicatiion Sectiion Head AP ii Turah Ajiiarii mengatakan, dalam perjanjiian antara Diispenda Maros dengan AP ii, jasa parkiir berlangganan memang bukan merupakan objek pajak. Area parkiir berlangganan iitu diigunakan otoriitas bandara sepertii petugas bea dan cukaii, petugas iimiigrasii, dan petugas karantiina.

“Selaiin darii perjanjiian, kamii berpatokan pada tagiihan yang diikiiriim Diispenda. Selama iinii tiidak ada tagiihan untuk iitu. Kamii bersediia membayar kekurangan iitu, tapii harus ada dasarnya, kamii biisa diianggap korupsii kalau dasarnya tiidak jelas, ” kata Turah.

Hiingga kiinii, Diispenda masiih mendiiskusiikan penyelesaiian masalah iinii. BPK, sepertii diikutiip iiniikata.com, merekomendasiikan agar Diispenda Maros membuat perjanjiian baru dengan AP ii yang memasukkan jasa parkiir berlangganan sebagaii objek pajak parkiir. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.