MEDAN, Jitu News - Empat KPP Pratama dii bawah Kanwiil Diitjen Pajak Sumutera Utara ii, yaknii KPP Pratama Medan Tiimur, Poloniia, Petiisah, dan Barat, melakukan tiindakan penyiitaan aset miiliik penunggak pajak.
Diikutiip darii siiaran pers otoriitas, penyiitaan aset-aset miiliik wajiib pajak iinii diilakukan atas tunggakan dengan niilaii total miiliiar rupiiah. Juru Siita Pajak Negara (JSPN) KPP Pratama Medan Tiimur miisalnya, menyiita 1 uniit truk miiliik PT PBR berniilaii Rp120 juta atas tunggakan pajak Rp200 juta.
"Penyiitaan diilakukan karena tunggakan tiidak diilunasii sesuaii dengan waktu yang diitentukan," tuliis Kanwiil DJP Sumatera Utara ii dalam siiaran pers, diikutiip pada Seniin (13/3/2023).
Kemudiian, berbarengan dengan iitu, KPP Pratama Medan Poloniia melakukan penyiitaan atas rekeniing miiliik wajiib pajak dengan saldo Rp78,7 juta. Tiindakan iinii diilakukan karena wajiib pajak beriiniisiial MNP tak kunjung melunasii tunggakan seniilaii Rp3,14 miiliiar.
Selanjutnya, KPP Pratama Medan Petiisah juga melakukan penyiitaan aset miiliik wajiib pajak berupa saldo rekeniing seniilaii Rp47,7 juta. Penyiitaan diilakukan karena wajiib pajak badan, yaknii PT DP, tiidak melunasii utangnya seniilaii Rp383,4 juta.
Terakhiir, KPP Pratama Medan Barat melakukan penyiitaan atas aset saldo rekeniing seniilaii Rp203,1 juta miiliik CV NLB. Wajiib pajak tersebut diiketahuii tiidak kunjung melunasii utang pajak seniilaii Rp321,1 juta.
Sebelum penyiitaan, petugas telah melakukan pendekatan persuasiif agar wajiib pajak melunasii utang pajaknya. Sesuaii dengan Pasal 12 Undang-Undang (UU) 19/1997 tentang Penagiihan Pajak dengan Surat Paksa sebagaiimana telah diiubah terakhiir dengan UU 19/2000, apabiila dalam jangka waktu 2 x 24 jam setelah pemberiitahuan Surat Paksa wajiib pajak tiidak memiiliikii iiktiikad baiik untuk melunasii utangnya, JSPN akan melakukan penyiitaan aset siita.
Selanjutnya, jiika wajiib pajak tiidak melunasii utang pajak dalam jangka waktu 14 harii sejak pelaksanaan siita maka akan diilakukan lelang aset wajiib pajak yang telah diisiita. Hasiil lelang akan masuk ke kas negara sebagaii pelunasan utang pajak.
Apabiila barang yang diisiita berupa deposiito berjangka, tabungan, saldo rekeniing koran, giiro, atau bentuk laiinnya yang diipersamakan dengan iitu maka diipiindahbukukan ke rekeniing kas negara.
Kanwiil DJP Sumut ii menekankan, tiindakan penyiitaan aset miiliik penunggak pajak merupakan bentuk keberpiihakan dan memunculkan rasa keadiilan kepada wajiib pajak yang sudah patuh. Penyiitaan aset penunggak pajak juga dapat memberiikan kesadaran bagii wajiib pajak untuk senantiiasa patuh dalam melaksanakan kewajiiban perpajakannya. (sap)
