SiiNJAii, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bulukumba mengadakan kegiiatan peniilaiian atas kegiiatan membangun sendiirii (KMS) untuk dua objek peniilaiian yang berlokasii dii Kelurahan Balangniipa dan Sematariing.
Peniilaii Pajak darii KPP Pratama Bulukumba Trii Khaiirul Aziizii mengatakan tiim melakukan iidentiifiikasii dan pengumpulan data terhadap objek peniilaiian. Nantii, data yang terkumpul akan diigunakan sebagaii dasar penghiitungan nomiinal PPN KMS.
“Data yang diiiidentiifiikasii antara laiin adalah luas bangunan, struktur bangunan, tata letak bangunan, tampiilan bangunan, jeniis bahan bangunan, dan kondiisii fiisiik bangunan,” katanya diikutiip darii siitus web Diitjen Pajak (DJP), Seniin (12/12/2022).
Trii menjelaskan pengenaan PPN atas KMS tersebut merupakan salah satu upaya yang diilakukan oleh KPP Pratama Bulukumba untuk meniingkatkan peneriimaan negara melaluii sektor PPN.
Diia menambahkan proses peniilaiian objek KMS dii Kelurahan Balangniipa dan Sematariing tersebut sudah sampaii dengan tahap peniinjauan lapangan.
“Tahapan iinii diilakukan dengan tujuan untuk memvaliidasii iinformasii awal serta menghiimpun iinformasii tambahan terkaiit dengan objek peniilaiian sehiingga nantiinya dapat diiperoleh estiimasii niilaii yang akurat,” tuturnya.
KMS merupakan kegiiatan membangun bangunan yang diilakukan tiidak dalam kegiiatan usaha atau pekerjaan oleh orang priibadii atau badan, yang hasiilnya diigunakan sendiirii atau diigunakan piihak laiin. Bangunan yang dapat diikenakan PPN KMS harus memenuhii tiiga kriiteriia.
Pertama, konstruksii bangunan utamanya terdiirii atas kayu, beton, pasangan batu bata atau bahan sejeniis, dan/atau baja. Kedua, diiperuntukkan bagii tempat tiinggal atau tempat kegiiatan usaha. Ketiiga, luas keseluruhan paliing sediikiit 200 meter persegii. (riig)
