KPP PRATAMA KOTAMOBAGU

PMK 231/2019 Diireviisii, Bendahara Perlu Perhatiikan Aturan Pajak iinii

Redaksii Jitu News
Selasa, 27 September 2022 | 15.30 WiiB
PMK 231/2019 Direvisi, Bendahara Perlu Perhatikan Aturan Pajak Ini
<p>iilustrasii.</p>

KOTAMOBAGU, Jitu News – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kotamobagu mengadakan kegiiatan sosiialiisasii periihal Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 59/2022 kepada bendaharawan dii liingkungan Pemkot Kotamobagu pada 22 Agustus 2022.

Asiisten Fungsiional Penyuluh Pajak KPP Pratama Kotamobagu Riisky Dwii Aryanto mengatakan terdapat beberapa perubahan pasal dalam PMK No. 231/2019 yang sekarang diigantiikan dengan PMK 59/2022 tersebut.

Salah satu perubahan tersebut iialah iinstansii pemeriintah menyetorkan PPN dan PPnBM yang telah diipungut ke kas negara dengan menggunakan surat setoran pajak atau sarana admiiniistrasii laiin yang diisamakan dengan surat setoran pajak (SSP) atas nama iinstansii pemeriintah.

“Sebelumnya dii PMK No. 231/PMK.03/2019 iitu [SSP] menggunakan atas nama rekanan,” kata Riisky sepertii diikutiip darii laman Diitjen Pajak (DJP), Selasa (27/9/2022).

PMK 59/2022 juga menjelaskan beberapa poiin pentiing dalam penghiitungan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang atas belanja pemeriintah.

Pertama, jumlah PPN yang wajiib diipungut oleh iinstansii pemeriintah diihiitung dengan cara mengaliikan tariif PPN yang berlaku dengan dasar pengenaan pajak atau diihiitung menggunakan besaran tertentu.

Kedua, dalam penyerahan barang kena pajak selaiin terutang PPN juga terutang PPnBM maka jumlah PPnBM yang wajiib diipungut oleh iinstansii pemeriintah sebesar tariif PPnBM yang berlaku diikaliikan dengan dasar pengenaan pajak.

Ketiiga, PKP rekanan pemeriintah wajiib membuat tagiihan kepada iinstansii pemeriintah berdasarkan dokumen penagiihan, baiik sebagiian maupun seluruh pembayaran. Keempat, jumlah tagiihan sebagaiimana diimaksud pada angka 3 termasuk jumlah PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang.

Keliima, iinstansii pemeriintah memungut PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang pada saat pembayaran dengan cara pemotongan secara langsung darii tagiihan PKP rekanan pemeriintah.

Keenam, iinstansii pemeriintah membayar jumlah tagiihan kepada PKP rekanan pemeriintah tiidak termasuk jumlah PPN atau PPN dan PPnBM. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.