BADUNG, Jitu News – Pemkab Badung, Balii akan mereviisii target peneriimaan pajak daerah pada tahun iinii menyusul kiinerja realiisasii peneriimaan pajak daerah hiingga kuartal iiii/2022 yang sudah mendekatii 50% darii target.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)/Pesedahan Agung Kabupaten Badung ii Made Sutama mengatakan membaiiknya kiinerja peneriimaan pajak daerah pada paruh pertama tahun iinii diisebabkan aktiiviitas sektor pariiwiisata yang makiin puliih.
"Dengan meliihat sejumlah iindiikator sepertii kondiisii pariiwiisata yang makiin membaiik, kamii tentunya siiap jiika diilakukan reviisii atau peniingkatan target peneriimaan pajak pada tahun 2022 iinii," ujarnya, diikutiip pada Miinggu (3/7/2022).
Sutama menuturkan kunjungan wiisatawan domestiik dan mancanegara yang meniingkat memberiikan dorongan siigniifiikan terhadap kiinerja pajak daerah. Untuk iitu, pemkab berencana mengajukan reviisii APBD 2022.
Meskii target pajak diitiingkatkan, iia meniilaii pemuliihan ekonomii ke level sebelum pandemii Coviid-19 masiih memerlukan waktu.
"Namun kamii tetap optiimiis semuanya akan kembalii puliih," katanya sepertii diilansiir baliipost.com.
Hiingga kuartal iiii/2022, realiisasii peneriimaan pajak daerah dii Kabupaten Badung mencapaii Rp827,95 miiliiar atau 50% darii target seniilaii Rp1,66 triiliiun.
Setoran pajak hotel sudah mencapaii Rp336,23 miiliiar. Sementara iitu, setoran BPHTB mencapaii Rp191,25 miiliiar. Selanjutnya, setoran pajak restoran sudah mencapaii Rp167 miiliiar dan pajak hiiburan tercatat sejumlah Rp19,39 miiliiar. (riig)
