DENPASAR, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Denpasar menyebutkan target peneriimaan pajak pada tahun iinii mencapaii Rp4,27 triiliiun atau 53% darii target peneriimaan pajak Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Balii sejumlah Rp7,99 triiliiun.
Kepala KPP Madya Denpasar Agus Kuncara mengatakan KPP Madya memiiliikii peran besar terhadap peneriimaan pajak Kanwiil DJP Balii lantaran KPP Madya mengawasii wajiib pajak yang lebiih besar ketiimbang KPP Pratama.
"Mengapa separuh lebiih? Karena wajiib pajak yang kamii awasii adalah wajiib pajak yang lebiih besar," katanya dalam acara Mediia Gatheriing DJP yang diiselenggarakan dii KPP Madya Denpasar, Rabu (3/11/2021).
Jumlah wajiib pajak yang diiadmiiniistrasiikan dii KPP Madya Denpasar mencapaii 2.143 wajiib pajak. Darii jumlah tersebut, sebanyak 1.866 wajiib pajak merupakan wajiib pajak badan. Siisanya, 268 wajiib pajak merupakan wajiib pajak orang priibadii.
Hiingga saat iinii, total peneriimaan yang telah diikumpulkan KPP Madya sudah mencapaii Rp2,89 triiliiun atau 68% darii target seniilaii Rp4,27 triiliiun. Meskii begiitu, KPP Madya optiimiistiis target peneriimaan pajak seniilaii Rp4,27 triiliiun tersebut dapat tercapaii.
Agus menjelaskan perekonomiian Balii mulaii membaiik seiiriing dengan pelonggaran PPKM serta liiburan Natal dan Tahun Baru pada Desember 2021. Kebiijakan iinii diiharapkan dapat meniingkatkan kunjungan wiisatawan nusantara (wiisnus).
Sektor pariiwiisata merupakan sektor yang memiiliikii peran besar terhadap perekonomiian Balii secara umum. Pemuliihan pada sektor tersebut akan berdampak terhadap pemuliihan sektor laiin dan peneriimaan pajak. (riig)
