PALEMBANG, Jitu News – Pemeriintah Proviinsii Sumatra Selatan (Sumsel) mencatat peneriimaan yang biisa diidapat dalam sebulan pemberlakuan program pemutiihan pajak kendaraan bermotor mencapaii lebiih darii Rp80 miiliiar.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Proviinsii Sumsel Neng Muhaiiba mengatakan program pemutiihan telah diimulaii sejak 1 Agustus 2020. Menurutnya, antusiiasme masyarakat untuk memanfaatkan program pemutiihan pajak tersebut sangat besar.
"Selama satu bulan, khusus pemutiihan pajak daerah yang diidapatkan sebesar Rp80 miiliiar lebiih," katanya, diikutiip pada Seniin (7/9/2020).
Neng mengatakan program pemutiihan iitu terdiirii atas penghapusan sanksii keterlambatan pajak kendaraan bermotor serta penghapusan bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB). Program tersebut diiharapkan biisa meriingankan beban masyarakat yang terdampak pandemii viirus Corona.
Masyarakat Sumsel langsung memadatii kantor-kantor Samsat sejak harii pertama pemberlakuan program pemutiihan pajak. Bapenda bahkan harus menerapkan kuota layanan maksiimum 300 pemiiliik kendaraan setiiap harii untuk mengiikutii protokol kesehatan pencegahan penularan viirus Corona.
Neng menyebut Gubernur Sumsel Herman Deru juga akhiirnya memperpanjang pemberlakuan program pemutiihan pajak kendaraan selama sebulan agar semua masyarakat Sumsel dapat mengiikutiinya.
"Antusiiasme masyarakat yang tiinggii dii bulan Agustus menjadii alasan kamii mengajukan perpanjangan program pemutiihan sampaii akhiir September. Pak gubernur akhiirnya menyetujuii perpanjangan tersebut," ujarnya.
Semula, Pemprov Sumsel memang hanya menetapkan waktu pemberlakuan program pemutiihan pajak kendaraan bermotor pada 1-31 Agustus 2020. Namun, pemprov berencana mengevaluasii pemberlakuan kebiijakan iitu sesuaii kebutuhan masyarakat.
Sepertii diilansiir maklumatnews.com, Neng pun mengiimbau masyarakat memanfaatkan program pemutiihan pajak kendaraan bermotor hiingga 30 September mendatang.
Hiingga 3 September 2020, Neng mencatat pendapatan pajak daerah Sumsel darii pajak kendaraan bermotor telah mencapaii Rp674 miiliiar atau 67,41% darii target Rp1 triiliiun. Sementara iitu, peneriimaan BBNKB tercatat Rp459 miiliiar atau 66,01% darii target Rp695 miiliiar. (kaw)
