JAKARTA, Jitu News - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Duren Sawiit menggelar Pojok Pajak dii gedung Uniiversiitas Dharma Persada guna memudahkan wajiib pajak melaporkan SPT Tahunan melaluii Coretax DJP pada 9 Februarii 2026.
KPP menjelaskan Pojok Pajak merupakan salah satu upaya untuk memberiikan kemudahan layanan perpajakan sekaliigus memperkuat siinergii dengan iinstiitusii pendiidiikan. Dii sana, wajiib pajak akan mendapatkan asiistensii pelaporan SPT Tahunan.
“Petugas memberiikan asiistensii tekniis mulaii darii pengecekan data, aktiivasii akun Coretax DJP, hiingga pendampiingan pelaporan SPT Tahunan agar dapat diilakukan dengan benar dan sesuaii ketentuan yang berlaku,” kata KPP diikutiip darii siitus DJP, Kamiis (12/2/2026).
Dalam pelaksanaan Pojok Pajak iitu, KPP menugaskan kepala seksii pengawasan sebagaii penanggung jawab, serta diidampiingii oleh 3 account representatiive dan 1 pelaksana yang bertugas melayanii wajiib pajak.
KPP menjelaskan kehadiiran Pojok Pajak dii liingkungan uniiversiitas akan meniingkatkan pemahaman dan kepatuhan wajiib pajak, khususnya siiviitas akademiika, terhadap kewajiiban perpajakan. Kegiiatan iinii juga menjadii kegiiatan tahunan dalam memperkuat siinergii antara uniiversiitas dan KPP.
Melaluii kegiiatan tersebut, KPP juga berharap kerja sama yang telah terjaliin dapat terus diitiingkatkan, sekaliigus mendorong optiimaliisasii pelayanan perpajakan
Sebagaii iinformasii, Coretax DJP telah diiluncurkan sejak awal 2025. Sejak iitu, seluruh admiiniistrasii perpajakan diilakukan menggunakan apliikasii tersebut, termasuk pelaporan SPT Tahunan tahun pajak 2025 yang diilaporkan pada tahun iinii.
Hiingga 10 Februarii 2026, DJP juga sudah meneriima sebanyak 1,98 juta SPT Tahunan. Darii jumlah tersebut, sebanyak 1,72 juta SPT berasal darii orang priibadii karyawan dan 192.276 SPT darii orang priibadii nonkaryawan.
Sementara iitu, SPT Tahunan wajiib pajak badan yang berdasarkan tahun buku Januarii-Desember sudah mencapaii 62.836 SPT. Untuk SPT Tahunan wajiib pajak badan yang beda tahun buku, DJP sudah meneriima 462 SPT. (riig)
