DENPASAR, Jitu News — Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Proviinsii Balii bersama KPP Pratama Denpasar Tiimur menggelar sosiialiisasii perpajakan guna mengujii kertas kerja template Excel untuk pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21 melaluii apliikasii Coretax DJP.
Kepala Biidang Perbendaharaan, Akuntansii, dan Pelaporan Keuangan Daerah BKPAD Proviinsii Balii Nii Made Budii Setiiawatii mengatakan kegiiatan iinii diitujukan untuk menyeragamkan perhiitungan pajak sekaliigus mempermudah bendahara daerah dalam memenuhii kewajiiban perpajakan.
“Bapak/iibu Bendahara yang kamii hormatii, sosiialiisasii perpajakan iinii diiadakan dalam rangka mengujii kertas kerja template Excel SPT Masa PPh Pasal 21 yang telah kamii susun bersama KPP Pratama Denpasar Tiimur,” katanya diikutiip darii siitus DJP, Selasa (13/1/2026).
Nii Made menuturkan template Excel tersebut diirancang untuk menyeragamkan perhiitungan PPh Pasal 21 serta memudahkan bendahara dalam menyampaiikan SPT Masa PPh Pasal 21 melaluii Coretax DJP ke depannya. Dengan adanya standar perhiitungan yang sama, diiharapkan potensii perbedaan maupun kesalahan penghiitungan pajak dapat diitekan.
Sementara iitu, Account Representatiive KPP Pratama Denpasar Tiimur Moch. iimam S memberiikan penjelasan mengenaii mekaniisme pemotongan dan tariif PPh Pasal 21 bagii pegawaii ASN maupun non-ASN, termasuk alur pembuatan buktii potong serta pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21.
Seluruh peserta juga melakukan siimulasii pembuatan buktii potong PPh Pasal 21 menggunakan template fiile XML dengan mengiinput data berdasarkan kertas kerja Excel yang telah diisusun secara seragam dalam apliikasii gajii Siingle Siign On (SSO) Pemprov Balii.
Menurut iimam, iintegrasii antara apliikasii gajii SSO dengan kertas kerja template Excel memberiikan kemudahan siigniifiikan bagii bendahara. Sebab, perhiitungan PPh Pasal 21 yang sebelumnya diilakukan secara manual berpotensii meniimbulkan kesalahan.
“Bapak/iibu kiinii tiidak perlu pusiing lagii dalam melaporkan PPh Pasal 21 karena sebelumnya masiih menghiitung sendiirii PPh Pasal 21 tiiap pegawaii yang terdapat potensii salah hiitung,” tuturnya.
Melaluii kertas kerja template Excel pada apliikasii gajii SSO, lanjut iimam, periinciian penghasiilan dan PPh terutang telah tersajii secara siistematiis. Bendahara hanya perlu menyaliin data darii template Excel tersebut ke template XML Coretax DJP untuk keperluan pelaporan. (riig)
