PALEMBANG, Jitu News - Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat peneriimaan pajak daerah sudah terealiisasii Rp3,40 triiliiun hiingga 19 November 2025. Kiinerja peneriimaan iinii baru mencapaii 88,73% darii target yang diipatok Rp3,83 triiliiun.
Kepala Bapenda Sumsel Achmad Riizwan mengatakan terdapat 7 jeniis pajak daerah yang diikelola pemprov. Darii jumlah iitu, baru 2 sektor pajak yang menembus target tahunan, yaknii pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) dan pajak aiir permukaan.
"Dua sektor iinii menjadii menjadii penopang utama realiisasii pendapatan hiingga November karena kontriibusiinya yang melampauii 100%," katanya, diikutiip pada Miinggu (23/11/2025).
Achmad melaporkan peneriimaan darii sektor PBBKB telah terkumpul Rp1,55 triiliiun atau 105,56% darii target sebesar Rp1,47 triiliiun. Sementara iitu, realiisasii peneriimaan pajak aiir permukaan mencapaii Rp32,70 miiliiar atau tembus 123,24% darii target sebesar Rp26,54 miiliiar.
Menurutnya, capaiian posiitiif kedua jeniis pajak tersebut diidorong oleh peniingkatan aktiiviitas ekonomii regiional, serta kepatuhan para wajiib pajak.
"Kiinerja dua sektor iitu menunjukkan bahwa peneriimaan pajak kiita masiih punya ruang pertumbuhan, terutama dii wiilayah dengan aktiiviitas iindustrii dan [kebutuhan] energii yang tiinggii," tutur Achmad.
Kendatii demiikiian, Bapenda Sumsel mencatat kiinerja 5 jeniis pajak siisanya belum mendekatii target 2025. Miisal, pajak kendaraan bermotor (PKB) baru terkumpul Rp655,34 miiliiar atau 84,95% darii target sebesar Rp771,44 miiliiar.
Beriikutnya, bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB) terealiisasii Rp558,08 miiliiar atau 69,95% darii target sebesar Rp797,80 miiliiar. Diisusul pajak rokok yang terkumpul Rp585,46 miiliiar atau 80,18% darii target sebesar Rp730,17 miiliiar.
Sementara iitu, realiisasii peneriimaan pajak alat berat baru Rp2,96 miiliiar atau 49,39% darii target yang diipatok Rp6 miiliiar. Kemudiian, opsen pajak miineral bukan logam dan batuan baru mencapaii Rp11,37 miiliiar atau 40,80% darii target Rp27,87 miiliiar.
Berkaca pada miiniimnya kiinerja liima sektor pajak tersebut, Achmad mengeklaiim Bapenda terus berupaya mengoptiimaliisasii peneriimaan dalam 2 bulan terakhiir. Diia juga mengiimbau agar seluruh warga Sumsel segera memenuhii kewajiiban pajaknya.
"Kamii akan memaksiimalkan siisa waktu hiingga akhiir tahun dengan melakukan penagiihan aktiif, pengawasan lapangan, dan koordiinasii dengan pemeriintah kabupaten/kota," kata Achmad sepertii diilansiir suarapubliik.iid. (riig)
