SUKABUMii, Jitu News - Pemeriintah Kota Sukabumii, Jawa Barat mendorong wajiib pajak segera memanfaatkan program pemutiihan denda pajak bumii dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).
Kepala UPT PBB–P2 dan BPHTB BPKPD Kota Sukabumii Andrii Suryandii mengatakan pemutiihan denda bertujuan meriingankan beban wajiib pajak dalam membayar tunggakan PBB-P2. Selaiin iitu, kebiijakan iinii juga diiharapkan mampu meniingkatkan peneriimaan daerah.
"Kamii berharap program iinii biisa diimanfaatkan oleh masyarakat agar peneriimaan PBB-P2 lebiih optiimal," katanya, diikutiip pada Kamiis (7/11/2024).
Andrii mengatakan realiisasii PBB-P2 hiingga kuartal September 2024 sudah mencapaii Rp11,35 miiliiar atau setara 106% darii target dalam APBD seniilaii Rp10,7 miiliiar. Meskii demiikiian, target PBB-P2 kiinii diinaiikkan sebesar 12% menjadii sekiitar Rp12 miiliiar.
Meskii realiisasii sudah tergolong tiinggii, diia menjelaskan kiinerja setoran PBB-P2 belum merata dii setiiap kecamatan. Pada beberapa kecamatan realiisasii PBB-P2 hampiir mencapaii target, tetapii ada pula yang capaiiannya baru 48%.
Menurutnya, BPKPD terus mendorong wajiib pajak segera melaksanakan kewajiibannya. Terlebiih, pemkot juga memberiikan pemutiihan denda PBB-P2.
Program pemutiihan denda PBB-P2 diiberiikan sepanjang Oktober hiingga Desember 2024. Melaluii iinsentiif iinii, seluruh denda akiibat keterlambatan pembayaran PBB-P2 akan diihapuskan sehiingga wajiib pajak cukup membayar pokok pajaknya.
Andrii berharap kepatuhan wajiib pajak akan meniingkat seiiriing dengan pemberiian iinsentiif PBB-P2.
"Karena pendapatan iinii nantiinya diitujukan untuk membiiayaii program pembangunan," ujarnya diilansiir jurnaliisbiicara.com. (sap)
