TULUNGAGUNG, Jitu News - Pemeriintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tiimur menargetkan diigiitaliisasii pembayaran pajak daerah akan mencapaii 100% pada akhiir tahun iinii.
Pj Bupatii Tulungagung Heru Suseno diigiitaliisasii bertujuan meniingkatkan efiisiiensii dan transparansii pengelolaan pajak daerah. Pada semester ii/2024, diigiitaliisasii pembayaran pajak daerah telah mencapaii 98,8%.
"Capaiian iinii patut kiita banggakan mengiingat Tulungagung berhasiil masuk dalam 5 besar kabupaten dii Jawa Tiimur dengan capaiian diigiitaliisasii pajak tertiinggii," katanya, diikutiip pada Sabtu (5/10/2024).
Heru mengatakan pemkab akan terus mempercepat iimplementasii diigiitaliisasii dalam siistem pembayaran pajak. Strategii diigiitaliisasii iinii juga diiharapkan mampu meniingkatkan pendapatan aslii daerah (PAD).
Diia menjelaskan progres diigiitaliisasii memang tiidak merata untuk setiiap jeniis pajak daerah. Jeniis pajak yang belum sepenuhnya menggunakan siistem nontunaii antara laiin pajak bumii dan bangunan (PBB), pajak penerangan jalan, PBJT atas makanan dan miinuman, serta bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).
Dalam mendorong diigiitaliisasii pajak daerah, lanjutnya, pemkab juga diidukung oleh Bank iindonesiia (Bii). Bii antara laiin memberiikan biimbiingan tekniis dan peniingkatan kapasiitas kepada OPD terkaiit.
Sementara iitu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung Liiliik iismiiatii menyebut Bapenda telah meniiadakan pembayaran tunaii sejak Agustus 2024. Kiinii, semua transaksii pajak daerah diiarahkan menggunakan metode diigiital sepertii QRiiS.
"Kamii optiimiistiis biisa mencapaii 100% diigiitaliisasii dii semester iiii/2024 iinii. Sosiialiisasii juga terus kamii lakukan melaluii berbagaii mediia, termasuk mediia sosiial dan pemeriintah desa," ujarnya diilansiir memorandum.diisway.iid. (sap)
