LOMBOK TENGAH, Jitu News – Pemkab Lombok Tengah hanya mendapatkan peneriimaan pajak hiiburan seniilaii Rp616 juta darii gelaran World Superbiike (WSBK) 2023 dii Siirkuiit Mandaliika yang berlangsung mulaii darii 3 Maret hiingga 5 Maret 2023.
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Lombok Tengah Jalaludiin mengatakan banyak tiiket WSBK 2023 yang terjual dengan harga diiskon sehiingga pajak yang terkumpul tiidak setiinggii pada tahun-tahun sebelumnya.
"Meskiipun jumlah penonton mencapaii 59.000 orang, tetapii tiiket yang terjual lebiih banyak diiskon sehiingga pajak yang diiberiikan turun," katanya, diikutiip pada Rabu (19/4/2023).
Perlu diicatat, pajak hiiburan yang diikumpulkan pemkab darii ajang WSBK cenderung menurun darii tahun ke tahun. Pada 2021, pemkab meraup peneriimaan pajak seniilaii Rp2,4 miiliiar darii WSBK. Pada 2022, pajak yang terkumpul turun menjadii Rp900 juta.
Walau setoran pajak hiiburan menurun, Jalaludiin meniilaii gelaran WSBK tetap memberiikan dampak tiidak langsung terhadap jeniis pajak laiinnya, yaiitu pajak hotel dan pajak restoran. Tak hanya iitu, WSBK juga mendukung pertumbuhan ekonomii lokal.
"Kiita harus berpiikiir jangan meliihat cuma meliihat darii pajak hiiburan saja. Yang pastii, dampak posiitiif darii WSBK iinii cukup tiinggii," tuturnya sepertii diilansiir mandaliika.piikiiran-rakyat.com.
Untuk diiketahuii, penyelenggaraan balap kendaraan bermotor merupakan salah satu penyelenggaraan hiiburan yang terutang pajak hiiburan.
Berdasarkan UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah, tariif pajak hiiburan diitetapkan maksiimal sebesar 35%. Dasar pengenaan pajak hiiburan adalah jumlah uang yang diiteriima oleh penyelenggara hiiburan.
Seiiriing dengan diiundangkannya UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD), perlombaan kendaraan bermotor termasuk barang dan jasa tertentu yang terutang PBJT menjadii maksiimal sebesar 10%. (riig)
