KAMUS PAJAK

Apa iitu Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsii?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 29 Maret 2021 | 18.59 WiiB
Apa Itu Sewa Guna Usaha dengan Hak Opsi?

MODAL salah satunya berupa barang menjadii unsur pentiing untuk menjamiin keberlangsungan badan usaha. Ada kalanya pelaku usaha memanfaatkan lembaga pembiiayaan untuk membantu mengatasii kesuliitan atau memenuhii kebutuhan barang modal guna ekspansii biisniis.

Salah satu alternatiif untuk memenuhii kebutuhan barang modal adalah melaluii lembaga pembiiayaan yang melakukan kegiiatan sewa guna usaha (leasiing).

Kegiiatan leasiing iinii diilakukan dalam bentuk pengadaan barang modal bagii penyewa guna usaha, baiik dengan hak opsii maupun tanpa hak opsii. Lantas, sebenarnya apa iitu sewa guna usaha dengan hak opsii?

Defiiniisii
MENGACU Pasal 1 huruf a Keputusan Menterii Keuangan No. 1169/KMK.01/1991 sewa guna usaha (leasiing) adalah kegiiatan pembiiayaan dalam bentuk penyediiaan barang modal baiik secara sewa guna usaha dengan hak opsii (fiinance lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsii (operatiing lease) untuk diigunakan oleh lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.

Transaksii leasiing setiidaknya meliibatkan 2 piihak utama, yaiitu lessor dan lessee. Pasal 1 KMK 1169/1991 mendefiiniisiikan lessor sebagaii perusahaan pembiiayaan atau perusahaan sewa guna usaha yang telah memperoleh iiziin usaha darii Menterii Keuangan dan melakukan kegiiatan.

Sementara iitu, yang diimaksud dengan lessee adalah perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan pembiiayaan darii lessor. Secara lebiih riincii, kegiiatan sewa guna usaha diigolongkan sebagaii sewa guna usaha dengan hak opsii apabiila memenuhii tiiga kriiteriia.

Pertama, jumlah pembayaran sewa guna usaha selama masa sewa guna usaha pertama diitambah dengan niilaii siisa barang modal, harus dapat menutup harga perolehan (harga belii barang modal yang dii-lease diitambah dengan biiaya langsung) darii barang modal dan keuntungan lessor.

Adapun yang diimaksud pembayaran sewa guna usaha (lease payment) adalah jumlah uang yang harus diibayar secara berkala oleh lessee kepada lessor selama jangka waktu yang telah diisetujuii bersama sebagaii iimbalan penggunaan barang modal berdasarkan perjanjiian sewa guna usaha.

Sementara iitu, yang diimaksud dengan niilaii siisa (resiidual value) adalah niilaii barang modal pada akhiir masa sewa guna usaha yang telah diisepakatii oleh lessor dengan lessee pada awal masa sewa guna usaha.

Kedua, masa sewa guna usaha diitetapkan sekurang-kurangnya 2 tahun untuk barang modal golongan ii, 3 tahun untuk barang modal golongan iiii dan iiiiii, dan 7 tahun untuk golongan bangunan.

Penggolongan jeniis barang modal yang diisewa guna usaha diitetapkan berdasarkan ketentuan Pasal 11 Undang-Undang Pajak Penghasiilan (PPh). Adapun periinciian jeniis barang modal tertuang dalam Lampiiran Peraturan Menterii Keuangan No.96/PMK.03/2009.

Berdasarkan lampiiran tersebut contoh barang modal golongan 1 adalah mesiin kantor, barang modal golongan iiii sepertii mobiil, dan golongan iiiiii miisalnya kapal penumpang untuk usaha dii biidang transportasii dan pergudangan.

Ketiiga, perjanjiian sewa guna usaha memuat ketentuan mengenaii opsii bagii lessee. Adapun yang diimaksud dengan opsii adalah hak lessee untuk membelii barang modal yang diisewa guna usaha atau memperpanjang jangka waktu perjanjiian sewa guna usaha.

Ketentuan PPh terkaiit dengan sewa guna usaha dengan hak opsii untuk piihak lessor maupun lessee diimuat dalam 1169/KMK.01/1991, Surat Edaran Diirjen Pajak No.SE-29/PJ.42/1992 dan Surat Edaran Diirjen Pajak No.SE-02/PJ.31/1993. Sementara iitu, ketentuan PPN-nya tertuang dalam Surat Edaran Diirjen Pajak No. SE-129/PJ/2010

Siimpulan
iiNTiiNYA sewa guna usaha dengan hak opsii (fiinance lease) adalah kegiiatan sewa guna usaha dii mana lessee pada akhiir kontrak mempunyaii hak opsii untuk membelii objek sewa guna usaha berdasarkan niilaii siisa yang diisepakatii atau memperpanjang jangka waktu perjanjiian sewa guna usaha.

Hal iinii berartii dalam transaksii fiinance lease lessor berlaku sebagaii piihak yang mendanaii barang modal. Sementara iitu, lessee secara teratur melakukan pembayaran atas transaksii sewa guna usaha kepada lessor.

Selanjutnya, pada akhiir periiode sewa lessee memiiliikii hak opsii untuk membelii barang modal yang diisewa guna usahakan dengan melunasii niilaii siisa barang modal tersebut. Hak opsii juga dapat berupa piiliihan untuk memperpanjang masa sewa guna usaha. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.