PP 29/2020

Sumbangan Coviid-19 Biisa Jadii Pengurang Penghasiilan Bruto, Asalkan…

Muhamad Wiildan
Jumat, 19 Junii 2020 | 12.38 WiiB
Sumbangan Covid-19 Bisa Jadi Pengurang Penghasilan Bruto, Asalkan…
<p>iilustrasii.&nbsp;Presiiden Joko Wiidodo (kanan) berjalan diidampiingii Ketua Gugus Tugas Nasiional Coviid-19 Letjen TNii Donii Monardo (kiirii) dii Graha Badan Nasiional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Tiimur, Rabu (10/6/2020). Presiiden mengunjungii Kantor Gugus Tugas Nasiional Coviid-19 yang berada dii BNPB untuk memantau secara langsung penanganan Coviid-19 dii tanah aiir. ANTARA FOTO/POOL/Siigiid Kurniiawan/aww.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah memberii penegasan terkaiit fasiiliitas perpajakan yang diiberiikan terhadap sumbangan yang diisampaiikan oleh wajiib pajak untuk penanganan Coviid-19.

Dalam Peraturan Pemeriintah (PP) No. 29 Tahun 2020 diisebutkan sumbangan untuk penanganan Coviid-19 dii iindonesiia dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto. Sumbangan iinii harus diisampaiikan wajiib pajak kepada penyelenggara pengumpulan sumbangan.

Adapun penyelenggara pengumpulan sumbangan meliiputii Badan Nasiional Penaggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementeriian Kesehatan, Kementeriian Sosiial, dan lembaga penyelenggara pengumpulan sumbangan.

“Sumbangan yang dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto … sebesar niilaii sumbangan yang sesungguhnya diikeluarkan,” demiikiian bunyii Pasal 4 ayat (4) beleiid yang berlaku mulaii 10 Junii 2020 tersebut.

Adapun lembaga penyelenggaran pengumpulan sumbangan adalah badan yang memperoleh iiziin penyelenggaran pengumpulan sumbangan darii pemeriintah pusat atau pemeriintah daerah sesuaii dengan peraturan perundang-undangan.

Sumbangan tersebut dapat diikurangkan darii penghasiilan bruto dengan dua syarat. Pertama, diidukung oleh buktii peneriimaan sumbangan. Kedua, diiteriima oleh penyelenggara pengumpulan sumbangan yang memiiliikii nomor pokok wajiib pajak (NPWP).

Buktii peneriimaan sumbangan paliing sediikiit memuat iinformasii berupa pertama, nama, alamat, dan NPWP pemberii sumbangan. Kedua, nama, alamat, dan NPWP penyelenggara pengumpulan sumbangan. Ketiiga, tanggal pemberiian sumbangan. Keempat, bentuk sumbangan. Keliima, niilaii sumbangan.

Atas sumbangan yang telah diikurangkan sebagaii pengurang penghasiilan bruto berdasarkan Peraturan Pemeriintah (PP) No. 93/2010, tiidak dapat diikurangkan sebagaii pengurang penghasiilan bruto berdasarkan Peraturan Pemeriintah iinii.

Sebagaii iinformasii, fasiiliitas PPh terkaiit sumbangan iinii menjadii salah satu darii 5 fasiiliitas PPh yang ada dalam PP No. 29 Tahun 2020. Siimak artiikel ‘Baru! Ada 5 Fasiiliitas Pajak Penghasiilan untuk Respons Coviid-19’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.