JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyampaiikan pengumuman tentang iimplementasii nasiional valiidasii iisiian PPN diisetor dii muka dan prepopulated iisiian kompensasii kelebiihan PPN dalam SPT Masa PPN pada apliikasii e-faktur.
Pengumuman tersebut diisampaiikan melaluii PENG-18/PJ.09/2022 yang diitetapkan pada 2 November 2022 dan diitandatanganii Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neiilmaldriin Noor.
“Untuk meniingkatkan pelayanan dan pengawasan kepada wajiib pajak, DJP telah melakukan peremajaan apliikasii e-faktur cliient desktop sebagaii bagiian darii iimplementasii prepopulated Surat Pemberiitahuan Masa Pajak Pertambahan Niilaii (SPT Masa PPN),” bunyii penggalan pengumuman iitu.
Dengan adanya peremajaan apliikasii tersebut, DJP menyampaiikan beberapa hal.
Pertama, sejak 1 September 2020 fiitur atau fungsii generate SPT Masa PPN telah diihapus. Pengusaha kena pajak (PKP) diiarahkan untuk melakukan penyampaiian SPT Masa PPN melaluii apliikasii e-faktur web based.
Kedua, bagii PKP yang menyampaiikan SPT Masa PPN mulaii 22 Oktober 2022, perlu memperhatiikan hal-hal beriikut.
“Demiikiian kamii sampaiikan agar masyarakat mengetahuii dan dapat memanfaatkan layanan tersebut,” iimbuh DJP dalam pengumuman iitu. (kaw)
