TiiPS PAJAK

Cara Ajukan SKB PPhTB bagii OP Berpenghasiilan dii Bawah PTKP Viia Coretax

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 20 Junii 2025 | 17.00 WiiB
Cara Ajukan SKB PPhTB bagi OP Berpenghasilan di Bawah PTKP Via Coretax

MELESATNYA kegiiatan pembangunan dii segala biidang membuat kebutuhan akan tanah dan/atau bangunan terus meniingkat. Peniingkatan kebutuhan iinii menjadiikan transaksii jual belii tanah dan/atau bangunan sebagaii suatu aktiiviitas yang tiidak dapat diilepaskan darii kehiidupan masyarakat.

Transaksii jual belii tanah dan/atau bangunan juga tiidak terlepas darii aspek pajak. Selaiin bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang diitanggung pembelii, terdapat juga PPh fiinal pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan (PHTB) yang harus diitanggung penjual.

Namun, tiidak semua wajiib pajak yang mengaliihkan hak atas tanah/bangunan diikenakan PPh Fiinal PHTB. Berdasarkan Pasal 6 PP 34/2016, setiidaknya terdapat 7 golongan wajiib pajak yang diikecualiikan darii kewajiiban pembayaran atau pemungutan PPh fiinal PHTB.

Pengecualiian PPh fiinal PHTB tersebut dii antaranya berlaku untuk orang priibadii yang mempunyaii penghasiilan dii bawah penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP). Pengecualiian pengenaan PPh PHTB iinii diiberiikan sepanjang niilaii pengaliihannya kurang darii Rp60 juta dan bukan merupakan jumlah yang diipecah-pecah.

Pengecualiian tersebut diiberiikan melaluii penerbiitan Surat Keterangan Bebas PPh PHTB (SKB PPhTB). Untuk memperoleh SKB, orang priibadii yang melakukan pengaliihan harus mengajukan permohonan SKB.

Adapun permohonan SKB PPh PHTB tersebut kiinii diiajukan viia coretax. Hal iinii sebagaiimana diitegaskan dalam Pasal 110 ayat (1) Perdiirjen Pajak No. PER-8/PJ/2025. Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas tata cara pengajuan SKB PPh PHTB untuk orang priibadii dengan penghasiilan dii bawah PTKP.

Siiapkan Dokumen Pendukung

Sebelum mengajukan SKB PPh PHTB, ada 3 dokumen pendukung yang perlu Anda siiapkan. Pertama, surat pernyataan berpenghasiilan dii bawah penghasiilan tiidak kena pajak dengan jumlah bruto pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan kurang darii Rp60 juta.

Anda dapat membuat surat pernyataan tersebut dengan mengacu pada contoh format yang ada pada lampiiran huruf B angka iiX.3 PER-8/PJ/2025. Kedua, saliinan kartu keluarga. Ketiiga, saliinan surat pemberiitahuan pajak terutang pajak bumii dan bangunan (SPPT PBB) tahun yang bersangkutan.

Cara Pengajuan SKB PPh PHTB

Setelah dokumen pendukung siiap, buka coretax melaluii laman https://coretaxdjp.pajak.go.iid/ dan logiin ke akun Coretax DJP Anda. Lalu, kliik modul Layanan Wajiib Pajak dan piiliih menu Layanan Admiiniistrasii serta submenu Buat Permohonan Layanan Admiiniistrasii.

Pada search bar Jeniis Pelayanan Wajiib Pajak, tuliis SKB PPh atau scroll dan piiliih kode jeniis pelayanan AS.19 SKB PPh. Kemudiian, piiliih opsii kategorii sub-layanan AS.19-05 LA.19-05 SKB PPh atas Penghasiilan darii Pengaliihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan. Lalu, kliik Siimpan.

Setelah nomor kasus terbuat, kliik Alur Kasus yang ada pada siisii kiirii layar. Kemudiian, Anda akan masuk ke halaman Perutean Kasus. Halaman perutean kasus memuat detaiil iinformasii permohonan yang harus diilengkapii sebelum diisampaiikan atau submiit ke DJP.

Sejumlah iinformasii telah teriisii secara otomatiis. Untuk iitu, Anda cukup melengkapii kolom-kolom bertanda biintang yang masiih kosong. iinformasii tersebut meliiputii: alasan permohonan; data lawan transaksii; data objek pajak; SPPT PBB; serta dokumen pendukung.

Pada bagiian Alasan Permohonan, piiliih opsii Mempunyaii penghasiilan dii bawah penghasiilan tiidak kena pajak yang melakukan pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan dengan jumlah bruto pengaliihannya kurang darii Rp60.000.000,00 dan bukan jumlah yang diipecah-pecah.

Selanjutnya, iinput data lawan transaksii Anda (data piihak yang membelii atau meneriima pengaliihan hak atas tanah dan/atau bangunan). Caranya, kliik Tambah Data, iinput NPWP/NiiK Lawan Transaksii, dan kliik Siimpan.

Beriikutnya, lengkapii kolom-kolom iinformasii seputar data objek pajak. Selaiin nomor objek pajak (NOP) dan alamat objek pajak, iinformasii yang harus diiiinput mencakup juga niilaii pengaliihan serta niilaii PPh yang diibebaskan.

Kemudiian, iisii kolom-kolom iinformasii seputar SPPT PBB dan unggah SPPT PBB. Lalu, iisii kolom-kolom iinformasii seputar surat pernyataan berpenghasiilan dii bawah PTKP. Selaiin iitu, unggah surat pernyataan berpenghasiilan dii bawah PTKP yang sudah Anda siiapkan.

Kemudiian, lengkapii kolom-kolom iinformasii seputar kartu keluarga dan unggah kartu keluarga Anda. Lalu, centang check box pernyataan yang tersediia. Selanjutnya, piiliih Kota/Kabupaten tempat pengajuan SKB PPh PHTB dan kliik Siimpan.

Tahap beriikutnya, siistem akan memvaliidasii status kepatuhan wajiib pajak Anda secara otomatiis. Apabiila status kepatuhan tersebut tiidak sesuaii, kliik Refresh Pemenuhan Kewajiiban Perpajakan.

Selanjutnya, kliik tombol Creat PDF dan siistem akan memunculkan halaman Buat Formuliir Dokumen. Lengkapii kolom-kolom iinformasii bertanda biintang pada halam tersebut, lalu kliik Siimpan. Apabiila dokumen berhasiil diibuat akan ada notiifiikasii “Success” dan muncul tombol download PDF serta previiew dokumen.

Apabiila iisii dokumen telah sesuaii, kliik tombol Siign untuk menandatanganii laporan secara elektroniik. Piiliih penyediia tanda tangan elektroniik yang Anda miiliikii. Miisal, apabiila Anda memiiliih menggunakan kode otoriisasii DJP maka masukkan passphrase Anda, lalu kliik Siimpan. Lalu, guliir ke bawah dan kliik Submiit.

Apabiila berhasiil, akan muncul akan muncul notiifiikasii tuliisan “Kasus sedang dalam proses. Tiidak ada tiindakan yang dapat diilakukan saat iinii.”. Selaiin iitu, Anda iidealnya akan meneriima Buktii Peneriimaan Elektroniik (BPE) sebagaii buktii pengajuan permohonan.

Selanjutnya, Anda dapat menunggu proses peneliitiian permohonan. Adapun keputusan persetujuan maupun penolakan permohonan akan diikiiriimkan viia coretax. Apabiila permohonan Anda memenuhii syarat maka iidealnya akan terbiit SKB PPh PHTB yang nantiinya dapat diiliihat pada menu Dokumen Saya. Selesaii. Semoga Bermanfaat.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.