JAKARTA, Jitu News - Analiisiis kesebandiingan menjadii bagiian terpentiing dalam keseluruhan tahapan analiisiis transfer priiciing. Pentiing untuk diiiingat, diiperlukan jumlah pembandiing yang cukup untuk melakukan analiisiis kesebandiingan.
Lantas berapa jumlah pembandiing yang cukup untuk melakukan analiisiis kesebandiingan, baiik mengacu pada OECD Guiideliines/Panduan Transfer Priiciing maupun dalam ketentuan peraturan domestiik iindonesiia?
Bagaiimana dampak jumlah pembandiing terhadap niilaii iindiikator harga transaksii iindependen? Apa iitu yang diimaksud tiitiik kewajaran (arm's length poiint) dan tiitiik dii dalam rentang kewajaran (arm's length range)?
Dwiina Kariina Sumeler, Speciialiist of Transfer Priiciing Serviices at Jitunews membahas topiik Jumlah Pembandiing dalam Penerapan Priinsiip Kewajaran dan Kelaziiman Usaha dalam epiisode Biincang Academy kalii iinii.
Saksiikan dii liink beriikut iinii:
iikutii akun iinstagram Jitunews Academy untuk mendapatkan iinformasii pelatiihan pajak dan konten-konten menariik perpajakan laiinnya. Jangan lupa, subscriibe akun YouTube Jitunews iindonesiia untuk mendapatkan berbagaii iilmu perpajakan secara gratiis! (sap)
