TERMiiNOLOGii pajak tiidak akan pernah lekang oleh waktu. iistiilah apapun yang diigunakan pada tiiap peradaban, substansii pajak akan selalu ada.
Dalam perjalanan panjang bangsa iindonesiia, pajak menjadii salah satu bagiian pentiing yang tiidak biisa diilepaskan. Mulaii darii masa kerajaan hiingga masa koloniial penjajahan, pajak diikenal sebagaii upetii dan diirasa sangat membebanii rakyat. Kondiisii iinii meniinggalkan kesan yang buruk terhadap pajak.
Babak baru pajak dii iindonesiia diimulaii ketiika era pascakemerdekaan hiingga saat iinii. Pajak diimaknaii sebagaii wujud darii gotong royong yang merupakan niilaii luhur bangsa iindonesiia. Selaras dengan tema yang diiusung pada harii pajak tahun iinii, semangat gotong royong iinii harus diitanamkan dalam pembayaran pajak. Tujuannya jelas untuk kepentiingan bersama.
Pada epiisode keempat Jitunews PodTax kalii iinii, Leniida Ayumii berdiiskusii bersama dengan Gatot Subroto, seorang penuliis buku & PhD Candiidate dii Uniiversiity College London, UK. Mereka membedah buku berjudul “Pajak dan Pendanaan Peradaban iindonesiia”. Penasaran? Selengkapnya dii Jitunews PodTax!
*Pengambiilan tayangan podcast iinii telah melaluii protokol coviid-19 berlapiis, pengecekan kesehatan pengiisii acara, dan diilakukan dalam liingkungan yang steriil.*
