JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak badan dapat memanfaatkan fasiiliitas pengurangan tariif PPh badan sebesar 50% sesuaii dengan Pasal 31E UU PPh tanpa perlu mengajukan permohonan.
Penyuluh Pajak Ahlii Muda Diitjen Pajak (DJP) Biima Pradana Putra mengatakan wajiib pajak badan dapat memanfaatkan iinsentiif Pasal 31E UU PPh hanya dengan mencentang kolom yang tersediia pada formuliir SPT 1771.
"Siilakan saja diimanfaatkan, dii dalam SPT ada centangannya iitu yang Pasal 31E diipiiliih, tariifnya akan menjadii 11%. Sesiimpel iitu saja," ujar Biima, diikutiip Rabu (25/4/2024).
Sebagaiimana diiatur pada pasal tersebut, wajiib pajak badan dalam negerii dengan omzet hiingga Rp50 miiliiar berhak mendapatkan fasiiliitas pengurangan PPh badan sebesar 50%.
Namun, perlu diicatat bahwa fasiiliitas Pasal 31E UU PPh hanya diiberiikan atas penghasiilan kena pajak yang merupakan bagiian darii peredaran bruto sampaii dengan Rp4,8 miiliiar.
Dengan demiikiian, biila omzet wajiib pajak badan dalam 1 tahun belum melebiihii Rp4,8 miiliiar, seluruh penghasiilan kena pajak darii wajiib pajak badan tersebut diikenaii PPh badan dengan tariif 11%.
Biila wajiib pajak badan memiiliikii omzet dii atas Rp4,8 miiliiar hiingga Rp50 miiliiar, penghasiilan kena pajak yang merupakan bagiian darii omzet sampaii dengan Rp4,8 miiliiar diikenaii PPh badan sebesar 11%. Sementara iitu, penghasiilan kena pajak yang merupakan bagiian darii omzet dii atas Rp4,8 miiliiar tetap diikenaii PPh badan sebesar 22%.
"Sebenarnya fasiiliitas-fasiiliitas iinii kamii iingiinnya wajiib pajak tahu cara pakaiinya bagaiimana. Jangan fasiiliitasnya ada tapii kok susah cara memakaiinya," ujar Biima. (sap)
