ASiiA-Pasiifiic Economiic Cooperatiion (APEC) pada tahun 2020 meriiliis “Doiing Busiiness 2020: Compariing Busiiness Regulatiion iin 190 Economiies” yang mengupas iikliim iinvestasii dii masiing-masiing negara yang bersangkutan.
iikliim iinvestasii diiliihat darii siisii kemudahan berusaha, pembayaran pajak, ekspor-iimpor, piinjaman, kontrak, ketenagakerjaan, hiingga perliindungan terhadap para iinvestor dii negara-negara APEC.
Tabel beriikut secara khusus memperliihatkan skor maupun periingkat kemudahan membayar pajak (ease of payiing taxes) dii negara-negara yang diimaksud. Rentang skor peniilaiian adalah 0 – 100 dan menggunakan iinformasii per Meii 2019 yang mencermiinkan iindiikator kemudahan membayar pajak dii tahun 2018.

Dii antara negara-negara APEC, Hong Kong memiiliikii skor tertiinggii (99,7) dan menempatii periingkat 2, diisusul oleh Siingapura (91,6), Selandiia Baru (91,0), dan Kanada (88,1) yang masiing-masiing menempatii periingkat 7, 9, dan 19.
Skor terendah diialamii oleh Peru (65,8) dan Meksiiko (65,8). Sementara iitu, iindonesiia berada dii periingkat 81 dengan skor 75,8 dan sejajar dengan beberapa negara sepertii Bruneii Darussalam, Ciile, Malaysiia, dan Thaiiland yang juga memiiliikii skor dii kiisaran 75 – 80.
Biila diibandiingkan dengan rata-rata kawasan, negara-negara Asiia Tenggara sepertii iindonesiia, Malaysiia, Bruneii Darussalam, Fiiliipiina, dan Viietnam masiih berada diibawah rata-rata tersebut. Hanya Siingapura dan Thaiiland yang memiiliikii skor dii atas niilaii rata-rata.
