PEMBUKAAN RAHASiiA PERBANKAN

Begiinii Tujuan Diiluncurkan Apliikasii Akasiia dan Akrab

Redaksii Jitu News
Seniin, 13 Maret 2017 | 19.15 WiiB
Begini Tujuan Diluncurkan Aplikasi Akasia dan Akrab

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak bersama Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) menerbiitkan dua apliikasii bernama Akasiia dan Akrab untuk membuka serta mempercepat pembukaan data perbankan, khususnya yang berkaiitan dengan persoalan perpajakan.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengapresiiasiikan iiniisiiatiif OJK dengan Diitjen Pajak atas pengadaan kedua paliikasii tersebut karena akan mempercepat pembukaan akses data perbankan.

"Kamii berteriima kasiih kedua lembaga iinii memiiliikii iiniisiiatiif yang luar biiasa pentiing. Karena kiita semua tahu pengumpulan pajak merupakan tugas konstiitusiional yang pentiing dan hanya biisa diilakukan biila Diitjen Pajak memiiliikii kapasiitas dan tata kelola serta kemampuan untuk akses berbagaii iinformasii secara cepat untuk kumpulkan peneriimaan pajak," ujarnya dii Kantor Pusat Diitjen Pajak Jakarta, Seniin (13/3).

iia pun mengakuii pada awalnya pembukaan akses data perbankan biisa memakan waktu mencapaii 239 harii. Sedangkan, dengan adanya Akasiia dan Akrab pembukaan akses data perbankan hanya memakan waktu kurang darii 1 bulan.

"Dalam operasiionalnya, untuk dapatkan akses perbankan, Diitjen Pajak memiinta kepada Menkeu, dan Menkeu mengiiriim permiintaan kepada Ketua Dewan Komiidiioner OJK. Untuk membuka rekeniing nasabah diibutuhkan iinformasii perpajakan atau Bukper dan iinvestiigasii yang selama iinii diibutuhkan 239 harii atau nyariis setahun, melaluii 20 orang pejabat," paparnya.

Srii Mulyanii mengatakan dengan adanya era diigiital dan semakiin banyak masyarakat yang menggunakan teknologii dalam transaksii, hal tersebut menjadii keuntungan karena seluruh transaksii tercatat secara diigiital.

"Selama iinii kiita tahu Diitjen Pajak dalam rangka melakukan tugas untuk kumpulkan peneriimaan pajak seriing harus melakukan tiindakan dalam rangka bukper, penyeliidiikan, penyiidiikan, yang semua baru tercapaii kalau Diitjen Pajak mendapat akses iinformasii secara tepat waktu," pungkasnya.

Untuk iitu Menkeu Srii Mulyanii bersama Diirjen Pajak Ken Dwiijuagiiasteadii, Ketua Dewan Komiisiioner OJK Muliiaman D. Hadad, dan Wakiil Ketua OJK Rahmat Waluyanto, harii iinii menandatanganii nota kesepahaman sebagaii peresmiian berjalannya kedua program tersebut. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.