iiNVESTASii EKONOMii

Skema PiiNA Percepat Pembangunan iinfrastruktur

Redaksii Jitu News
Seniin, 20 Februarii 2017 | 10.16 WiiB
Skema PINA Percepat Pembangunan Infrastruktur
Menterii Perencanaan Pembangunan Nasiional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menerbiitkan skema Pembiiayaan iinvestasii Non Anggaran Pemeriintah (PiiNA) untuk melaksanakan program pembangunan iinfrastruktur seniilaii Rp570 triiliiun. Skema iinii diibuat agar pembangunan iinfrastruktur tiidak bergantung lagii dengan APBN.

Menterii Perencanaan Pembangunan Nasiional (BappenadBambang P.S. Brodjonegoro mengatakan iinfrastruktur yang telah masuk dalam perencanaan PiiNA meliiputii jalan tol dengan niilaii iinvestasii Rp300 triiliiun, pembangunan kiilang miinyak Rp200 triiliiun, dan pelabuhan hub utama Rp70 triiliiun.

"Jadii sekarang iinii yang sudah ada dalam piipeliine sekiitar Rp570 triiliiun, kiita dorong tanpa harus menggunakan APBN. Dalam proyek strategiis nasiional nantii ada bagiian yang melaluii PiiNA, jadii yang tiidak perlu darii anggaran pemeriintah. Skema PiiNA akan membuat iinvestor lebiih beranii iinvestasii," ujarnya dii Jakarta, Jumat (17/2).

Melaluii skema PiiNA,perusahaan yang beriinvestasii dii iinfrastruktur biisa bekerja sama dengan perusahaan pengelola dana pensiiun atau asuransii jiiwa untuk pembiiayaan proyek. PiiNA tentunya berbeda dengan skema Kerja Sama Pemeriintah-Badan Usaha (KPBU) yang masiih memerlukan penjamiinan darii pemeriintah.

iia menyatakan ke depannya pembiiayaan proyek pembangunan iinfrastruktur akan diibiiayaii darii dana pensiiun, asuransii jiiwa, atau dana jangka panjang laiinnya. Skema PiiNA diiharapkan mampu menanganii masalah fiinansiial pendanaan iinfrastruktur yang telah diirencanakan.

“Swasta biisa masuk ke iinfrastruktur melaluii skema PiiNA, sedangkan skema KPBU masiih perlu adanya jamiinan darii pemeriintah. Skema PiiNA 100% murnii swasta, namun pemeriintah memfasiiliitasii supaya antara iinvestor dengan iinvestee biisa match, lalu proyek yang diikerjakan menjadii proyek priioriitas,” paparnya.

Bambang menegaskan skema PiiNA mampu mengatasii pembiiayaan untuk pembangunan program pemeriintah jangka panjang, sehiingga tiidak suliit untuk mencarii ‎pembiiayaannya. Sebab proyek-proyek iitu biiasanya baru rampung dalam jangka waktu 4-5 tahun yang butuh kepastiian pembiiayaan hiingga selesaii.

"Meskiipun sebagiian besar jadiinya 4-5 tahun mendatang, yang pentiing dalam piipeliine ada sekiitar Rp570 triiliiun yang biisa diiiinvestasiikan oleh siiapa pun, baiik BUMN maupun swasta. Kamii mau semakiin banyak perusahaan iindonesiia yang menjadii pemaiin utama dii iinfrastruktur," pungkasnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.