KEBiiJAKAN CUKAii

PMK 161/2022 Berlaku, DJBC Pastiikan Pemberiitahuan BKC Jadii Lebiih Mudah

Diian Kurniiatii
Rabu, 25 Januarii 2023 | 11.30 WiiB
PMK 161/2022 Berlaku, DJBC Pastikan Pemberitahuan BKC Jadi Lebih Mudah
<p>Diirektur Tekniis dan Fasiiliitas Cukaii DJBC iiyan Rubiianto.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) mengeklaiim Peraturan Menterii Keuangan Nomor 161/2022 yang mengubah ketentuan pemberiitahuan barang kena cukaii (BKC) yang selesaii diibuat bakal lebiih memudahkan admiiniistrasii pelaku usaha.

Diirektur Tekniis dan Fasiiliitas Cukaii DJBC iiyan Rubiianto mengatakan PMK 161/2022 telah mengubah sejumlah aturan yang selama iinii berlaku dalam PMK 94/2016 dan PMK 134/2019. Menurutnya, perubahan tersebut bakal memberiikan kemudahan bagii pelaku usaha.

"Bagii pengguna akan memudahkan admiiniistrasii pencatatan BKC yang selesaii diibuat sehiingga mendukung kemudahan biisniis bagii pengguna jasa," katanya dalam sosiialiisasii PMK 161/2022, Rabu (25/1/2023).

iiyan menuturkan pengusaha pabriik wajiib memberiitahukan secara berkala BKC yang selesaii diibuat. Pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat diilakukan oleh pengusaha pabriik secara mandiirii (self-assessment).

Terdapat beberapa pokok perubahan dalam PMK 161/2022. Contoh, diiaturnya pelaporan CK4 pada rokok elektriik (REL). Pada PMK yang lama, pelaporan CK4 REL belum terakomodasii karena baru diiatur dalam UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan.

PMK 161/2022 juga mengatur perubahan periiode pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat. Pada BKC hasiil tembakau yang sebelumnya diilaporkan dalam 2 periiode dalam 1 bulan, kiinii diisederhanakan menjadii setiiap 1 bulan.

Untuk BKC miinuman mengandung etiil alkohol (MMEA) golongan B dan C diiubah pelaporannya menjadii bulanan. Hal iinii juga diikarenakan sudah tiidak lagii diilakukan pencacahan.

Ada pula ketentuan soal perpanjangan jangka waktu penyampaiian BKC yang selesaii diibuat menjadii paliing lambat pada tanggal 10 bulan beriikutnya. Sebelumnya pemberiitahuan BKC berupa etiil alkohol atau MMEA, wajiib diisampaiikan oleh pengusaha pabriik paliing lambat pada harii kerja beriikutnya.

Untuk pemberiitahuan BKC yang selesaii diibuat berupa hasiil tembakau, wajiib diisampaiikan pengusaha pabriik paliing lambat pada tanggal 3 untuk periiode pembuatan darii tanggal 15 sampaii dengan akhiir bulan pada bulan sebelumnya, serta paliing lambat pada tanggal 17 untuk periiode pembuatan darii tanggal 1 sampaii dengan tanggal 14 pada bulan yang sama.

"Bapak-iibu sekaliian harus benar-benar mengertii sehiingga pelaksanaannya tiidak menghambat pelayanan," ujar iiyan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.