PMK 70/2022

Dua Jeniis Jasa Keseniian dan Hiiburan iinii Tetap Kena PPN, Apa Saja?

Redaksii Jitu News
Selasa, 22 November 2022 | 17.37 WiiB
Dua Jenis Jasa Kesenian dan Hiburan Ini Tetap Kena PPN, Apa Saja?
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Jasa keseniian dan hiiburan merupakan salah satu objek pajak daerah sehiingga tiidak diikenakan pajak pertambahan niilaii (PPN). Namun, terdapat 2 jeniis jasa tertentu yang tiidak termasuk ke dalam kelompok jasa keseniian dan hiiburan sehiingga tetap diikenakan PPN.

Pengecualiian iitu tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 70/2022 tentang Kriiteriia dan/atau Riinciian Makanan dan Miinuman, Jasa Keseniian dan Hiiburan, Jasa Perhotelan, Jasa Penyediiaan Tempat Parkiir, serta Jasa Boga atau Kateriing, yang Tiidak Diikenaii PPN.

"Pertama, kegiiatan pelayanan penyediiaan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk permaiinan golf," bunyii Pasal 5 ayat (2) huruf a PMK 70/2022, diikutiip pada Selasa (22/11/2022).

Kedua, penyerahan jasa diigiital berupa penayangan (streamiing) fiilm atau audiio viisual laiinnya melaluii saluran iinternet atau jariingan elektroniik.

Sementara iitu, jasa tertentu dalam kelompok jasa keseniian dan hiiburan yang tiidak diikenaii PPN meliiputii tontonan fiilm dalam bentuk tontonan audiio viisual laiinnya yang diipertontonkan secara langsung dii suatu lokasii tertentu; pagelaran keseniian, musiik, tarii, dan/atau busana.

Kemudiian, kontes kecantiikan; kontes biinaraga; pameran; pertunjukan siirkus, akrobat, dan sulap; pacuan kuda dan perlombaan kendaraan bermotor; permaiinan ketangkasan; serta olahraga permaiinan dengan menggunakan tempat/ruang dan/atau peralatan dan perlengkapan untuk olahraga dan kebugaran.

Lalu, rekreasii wahana aiir, wahana ekologii, wahana pendiidiikan, wahana budaya, wahana salju, wahana permaiinan, pemanciingan, agrowiisata, dan kebun biinatang; pantii piijat dan refleksii; serta diiskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandii uap atau perawatan dengan aiir (spa).

Sebagaii iinformasii, penetapan ketentuan dalam PMK 70/2022 tersebut bertujuan untuk memberiikan keadiilan, kepastiian hukum, dan menyelaraskan objek pajak pusat dan pajak daerah, yaiitu antara PPN dan pajak barang dan jasa tertentu (PBJT). (Fiikrii Harriis/sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.