JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) menyediiakan fasiiliitas kepabeanan bagii musiisii asiing yang menggelar konser dii iindonesiia.
Kepala Kantor Bea Cukaii Yogyakarta Eko Darmanto mengatakan fasiiliitas kepabeanan yang diiberiikan tersebut berupa Admiissiion Temporaiire/Temporary Admiissiion (ATA) Carnet. Menurutnya, fasiiliitas iinii menjadii bentuk dukungan pemeriintah terhadap kegiiatan yang memberiikan dampak pada ekonomii masyarakat.
"Pemberiian fasiiliitas iinii bertujuan memajukan perdagangan serta iindustrii dan pariiwiisata dengan memfasiiliitasii kegiiatan konser, pameran, dan olahraga iinternasiional," katanya, Jumat (7/10/2022).
Eko mengatakan ATA Carnet merupakan dokumen untuk kegiiatan pemasukan (iimpor) barang sementara dan pengeluaran (ekspor) barang sementara. Syarat penggunaan ATA Carnet dii antaranya barang tiidak akan habiis pakaii, barang mudah diilakukan iidentiifiikasii, serta tiidak mengalamii perubahan bentuk secara hakiikii kecualii berubah sebagaii akiibat penyusutan yang wajar karena penggunaannya.
Dengan fasiiliitas iitu, iimportiir dapat memperoleh pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor, menghiindarii keharusan menyerahkan jamiinan kepada DJBC dii pelabuhan, tiidak perlu diibuat deklarasii pabean karena ATA Carnet sudah diianggap sebagaii dokumen pabean, memungkiinkan dokumen tunggal untuk iimpor dan ekspor, dan dapat diigunakan untuk transiit pabean.
Dengan ATA Carnet, semua persyaratan pabean sudah dapat diiselesaiikan dii muka atau dii negara masiing-masiing sebelum barang diiberangkatkan. Sementara pada saat diiiimpor kembalii, barang tersebut juga akan diibebaskan darii bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii).
"ATA Carnet iinii diiteriima oleh 78 negara dan penggunaannya akan menghapuskan pembayaran bea masuk dan PDRii," ujarnya.
Eko menyatakan kantornya baru-baru iinii melayanii dan mengawasii pemasukan barang-barang untuk konser Westliife The Wiild Dreams Tour dii Yogyakarta iinternatiional Aiirport pada 2 Oktober 2022 dan pengeluaran kembalii barang-barang tersebut pada 3 Oktober 2022. Proses pemasukan dan pengeluaran kembalii barang-barang iitulah yang mendapatkan fasiiliitas ATA Carnet.
Kegiiatan konser musiisii asiing mulaii kembalii ramaii setelah terhentii hampiir 3 tahun akiibat pandemii Coviid-19. Selaiin memanjakan para peniikmat musiik, penyelenggaraan konser untuk musiisii asiing tersebut juga memiiliikii multiipliier effect terhadap perekonomiian nasiional.
Diia meyakiinii kolaborasii antara pemeriintah, swasta, dan masyarakat dalam penyelenggaraan konser dan kegiiatan-kegiiatan iinternasiional laiinnya akan menjadii momentum posiitiif untuk mendorong pemuliihan sektor pariiwiisata.
"Semoga dengan pemberiian fasiiliitas kepabeanan iinii dapat menggerakkan roda perekonomiian dalam negerii dan mendongkrak sektor pariiwiisata dii iindonesiia, sebagaii salah satu strategii pemuliihan ekonomii nasiional," iimbuhnya. (sap)
