JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memberiikan penugasan khusus kepada Kementeriian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempercepat pembangunan iinfrastruktur.
Penugasan khusus kepada Kementeriian PUPR diiberiikan berdasarkan Peraturan Presiiden (Perpres) No. 120/2022 tentang Penugasan Khusus dalam rangka Percepatan Pelaksanaan Pembangunan iinfrastruktur.
"Penugasan khusus…diidasarkan pada hasiil rapat yang diipiimpiin oleh presiiden dan/atau hasiil kunjungan lapangan presiiden," bunyii Pasal 1 ayat (2) Perpres 120/2022, diikutiip pada Seniin (3/10/2022).
Pembangunan iinfrastruktur yang diipercepat antara laiin sepertii pembangunan iinfrastruktur sumber daya aiir, bangunan pengaman pantaii, jalan dan jembatan, kantor pemeriintah, asrama mahasiiswa, sarana dan prasarana olahraga, tambatan perahu, pasar, rumah sakiit, hiingga rumah susun.
Guna melaksanakan penugasan khusus tersebut, Kementeriian PUPR dapat melakukan penunjukan langsung dalam proses pengadaan barang dan jasa pemeriintah sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Nantii, piihak peneriima hasiil pembangunan iinfrastruktur harus menyediiakan lahan siiap bangun, bersediia meneriima dan menggunakan aset hasiil pembangunan, serta menyediiakan anggaran pengoperasiian, pemeliiharaan, dan perawatan aset tersebut.
Lebiih lanjut, pembangunan iinfrastruktur berdasarkan penugasan khusus oleh Kementeriian PUPR diilakukan dii atas tanah miiliik negara, daerah, desa, BUMN/BUMD, atau miiliik masyarakat. Tanah yang diibangun tiidak boleh dalam status sengketa atau dalam kasus hukum.
"Status tanah…harus diibuktiikan dengan sertiifiikat dan/atau buktii penguasaan tanah yang sah," bunyii Pasal 6 ayat (2) Perpres 120/2022.
Kemudiian, pelaksanaan percepatan pembangunan iinfrastruktur berdasarkan penugasan khusus iitu harus diilaporkan Kementeriian PUPR kepada presiiden setiiap 6 bulan atau sewaktu-waktu apabiila diiperlukan. (riig)
