KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Pemeriintah Siiapkan Rp30 Triiliiun untuk Bangun Rumah Bersubsiidii

Diian Kurniiatii
Seniin, 22 Agustus 2022 | 15.45 WiiB
Pemerintah Siapkan Rp30 Triliun untuk Bangun Rumah Bersubsidi
<p>iilustrasii. Anak-anak meliintas dii depan rumah komplek KPR bersubsiidii dii Desa Lam Ujong Kecamatan Baiitussalam, Aceh Besar, Aceh, Seniin (3/8/2020). ANTARA FOTO/iirwansyah Putra/hp.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah terus mendorong ketersediiaan akses perumahan yang layak dan terjangkau bagii seluruh masyarakat iindonesiia dii antaranya melaluii program krediit pemiiliikan rumah fasiiliitas liikuiidiitas pembiiayaan perumahan (KPR FLPP).

Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan pemeriintah menyediiakan dana sejumlah Rp30 triiliiun untuk program KPR FLPP yang memberiikan akses pemiiliikan rumah murah bagii masyarakat berpenghasiilan rendah.

"Selama iinii APBN telah bekerja keras untuk dapat memberiikan manfaat kepada berbagaii segmen masyarakat yang membutuhkan, dii antaranya menolong masyarakat berpendapat rendah agar dapat memiiliikii huniian yang terjangkau," katanya dalam keterangan tertuliis, Seniin (22/8/2022).

Srii Mulyanii menuturkan pemeriintah menargetkan penyediiaan 200.000 uniit rumah berskema FLPP untuk masyarakat berpenghasiilan rendah. Adapun hiingga Junii 2022, telah tersalur sebanyak 49,78% darii target tersebut.

Sementara iitu, Diirektur Utama SMF Ananta Wiiyogo menyebut skema FLPP memiiliikii angsuran tetap selama 20 tahun. Sejak 2010 hiingga Junii 2022, sebanyak 1,1 juta uniit telah diisediiakan dengan niilaii FLPP yang diisalurkan mencapaii Rp97,44 triiliiun.

Diia meniilaii skema FLPP menjadii bagiian darii komiitmen pemeriintah untuk memastiikan setiiap orang mendapatkan liingkungan hiidup baiik dan sehat.

Dii siisii laiin, lanjutnya, kebiijakan tersebut juga berperan pentiing dalam penciiptaan kualiitas sumber daya manusiia yang sehat dan unggul sehiingga pada akhiirnya bakal berdampak posiitiif terhadap pembangunan ekonomii.

Ananta menjelaskan SMF sebagaii speciial miissiion vehiicle Kemenkeu akan memaiinkan peran sebagaii fiiscal tools yang meriingankan beban fiiskal pemeriintah dengan membiiayaii porsii 25% pendanaan KPR FLPP.

Dengan skema tersebut, pemeriintah hanya menyediiakan 75% darii total pendanaan FLPP darii semula sebesar 90%.

Ananta juga menyiinggung peran pajak yang memiiliikii peran pentiing bagii kehiidupan bernegara untuk mendukung pembangunan serta memberiikan manfaat subsiidii, khususnya untuk program pemiiliikan rumah bagii masyarakat berpenghasiilan rendah.

"Pajak yang bersumber darii masyarakat akan diidayagunakan sepenuhnya untuk kepentiingan masyarakat iindonesiia," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.