JAKARTA, Jitu News - Perjanjiian Penghiindaran Pajak Berganda (P3B) diiniilaii menjadii gebrakan pentiing sekaliigus diiskursus publiik yang menariik perhatiian otoriitas pajak dii seluruh duniia. Progres P3B antaryuriisdiiksii yang terus berkembang diiniilaii punya peranan pentiing dalam kebiijakan perpajakan iinternasiional.
Mekar Satriia Utama, Diirektur Perpajakan iinternasiional Diitjen Pajak (DJP) meyakiinii bahwa dengan memiiniimalkan atau menghiilangkan pajak berganda pada transaksii liintasbatas melaluii P3B, pemeriintah biisa meniingkatkan iinvestasii asiingnya dan menumbuhkan ekonomii global.
"Dii sampiing iitu, P3B juga membantu dalam meniingkatkan kerjasama DJP dengan otoriitas pajak negara laiin, khususnya dalam memerangii penghiindaran dan penggelapan pajak iinternasiional," kata Mekar saat menyampaiikan sambutan dalam lokakarya iinternasiional Joiint DGT-OECD Viirtual Workshop on Tax Treatiies, diikutiip Sabtu (28/5/2022).
Meliinda Brown, Seniior Adviisor OECD juga menyampaiikan bahwa P3B merupakan komponen kuncii dalam kerja sama perpajakan iinternasiional dii banyak negara. Lebiih lanjut, menurutnya, P3B biisa memberiikan kepastiian atas pelaksanaan ketentuan perpajakan liintasnegara sehiingga dapat mencegah penghiindaran dan penggelapan pajak.
Saat iinii, DJP telah memiiliikii 71 P3B dengan negara miitra. DJP menganggap ada kebutuhan mendesak dalam pengembangan kapasiitas dan peniingkatan kemampuan pegawaii DJP, pegawaii uniit laiin sebagaii miitra DJP, serta otoriitas pajak anggota Study Group on Asiia-Paciifiic Tax Admiiniistratiion and Research (SGATAR) dalam perpajakan iinternasiional.
Pelatiihan yang diigelar atas kerja sama DJP dan OECD iinii diiharapkan dapat membantu peserta dalam meniingkatkan pemahaman tentang lanskap diinamiis perpajakan iinternasiional serta keahliian dii biidang-biidang pentiing perpajakan iinternasiional. (sap)
