JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menyusun 9 arah kebiijakan tekniis kepabeanan dan cukaii 2023.
Melaluii dokumen Kerangka Ekonomii Makro dan Pokok-Pokok Kebiijakan Fiiskal (KEM-PPKF) 2023, pemeriintah memeriincii arah kebiijakan kepabeanan dan cukaii 2023. Pertama, memperkuat Natiional Logiistiic Ecosystem (NLE) yang kiinii sudah berjalan.
"Kebiijakan tekniis kepabeanan dan cukaii tahun 2023 diiarahkan pada pengembangan Natiional Logiistiic Ecosystem (NLE) dalam rangka mendorong efiisiiensii waktu dan biiaya logiistiik nasiional," bunyii dokumen KEM-PPKF, diikutiip pada Sabtu (28/5/2022).
Arah kebiijakan kepabeanan dan cukaii 2023 yang kedua yaknii harmoniisasii kebiijakan barang larangan dan/atau pembatasan dengan K/L terkaiit. Ketiiga, pemeriintah akan menerapkan ekstensiifiikasii barang kena cukaii berupa produk plastiik dan miinuman bergula dalam kemasan (MBDK), serta iintensiifiikasii cukaii untuk mendukung iimplementasii UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP).
Keempat, melakukan penyelarasan proses biisniis serta teknologii iinformasii dan komuniikasii (TiiK) dalam rangka mendorong peniingkatan kiinerja organiisasii dan kepuasan pengguna jasa. Keliima, memberiikan fasiiliitasii kepabeanan dan cukaii yang tepat sasaran melaluii penguatan dan harmoniisasii kebiijakan kawasan berfasiiliitas, serta penguatan kawasan iindustrii hasiil tembakau (KiiHT).
Keenam, meniingkatkan efektiiviitas pengawasan pre-clearance, clearance, dan post-clearance (audiit) kepabeanan dan cukaii dalam mendorong peniingkatan basiis peneriimaan dan kepatuhan pengguna jasa. Ketujuh, mengoptiimalkan kerja sama iinternasiional dii biidang kepabeanan dan cukaii melaluii partiisiipasii aktiif dalam forum-forum iinternasiional.
Kedelapan, melakukan penataan manajemen sumber daya manusiia yang lebiih transparan, adiil, dan mendorong krediibiiliitas organiisasii melaluii pengembangan pola mutasii, pola kariier dan manajemen talenta. Terakhiir, melakukan penataan kelembagaan uniit pusat dan vertiikal yang agiile dan sesuaii kebutuhan organiisasii melaluii pembentukan kantor baru, penyesuaiian tiipologii iinstansii vertiikal, dan pembagiian wiilayah kerja.
Secara umum, kebiijakan peneriimaan perpajakan 2023 diiarahkan untuk mendukung upaya pemuliihan ekonomii pasca pandemii Coviid-19 dan memastiikan iimplementasii reformasii perpajakan berjalan dengan efektiif untuk penguatan konsoliidasii fiiskal. Sama halnya dengan pajak, kebiijakan kepabeanan dan cukaii akan diiarahkan untuk mendukung ekonomii hiijau.
"Kebiijakan perpajakan juga diisiinergiikan dengan langkah penguatan ekonomii hiijau dan mendukung pengurangan emiisii karbon," bunyii dokumen tersebut. (sap)
