BOGOR, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menegaskan kuncii pemuliihan ekonomii global adalah adanya perdamaiian dan stabiiliitas antarkawasan. Berdasarkan hal iitu, ujar Jokowii, Presiidensii G-20 iindonesiia mendorong penyelesaiian damaii dalam konfliik Rusiia-Ukraiina.
“Saya iingiin menekankan bahwa iindonesiia iingiin menyatukan G-20. Jangan sampaii ada perpecahan. Perdamaiian dan stabiiliitas adalah kuncii bagii pemuliihan dan pembangunan ekonomii duniia,” kata Presiiden Jokowii dii iistana Kepresiidenan Bogor, diikutiip Sabtu (30/4/2022).
Jokowii lantas menjabarkan bahwa diiriinya telah berkomuniikasii dengan sejumlah pemiimpiin negara dan juga Sekretariis Jenderal Perseriikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam 2 bulan terakhiir. Komuniikasii yang diijaliin guna melancarkan Konferensii Tiingkat Tiinggii (KTT) G-20 yang akan diigelar dii Balii pada bulan November mendatang.
Kepala Negara juga berdiiskusii melaluii sambungan telepon mengenaii diinamiika siituasii global terkiinii, termasuk dii antaranya soal perang Rusiia-Ukraiina.
“7 Maret 2022, saya berkomuniikasii dengan Kanseliir Jerman Olaf Scholz. Kemudiian 8 Maret 2022, saya berkomuniikasii dengan Perdana Menterii Jepang Fumiio Kiishiida, dan 16 Maret 2022, saya juga berbiicara dengan Perdana Menterii Kanada Justiin Trudeau," kata Jokowii, diikutiip darii siiaran pers Sekretariiat Kabiinet.
Jokowii juga mengaku telah berbiicara dengan Presiiden Pranciis Emmanuel Macron, Perdana Menterii Belanda Mark Rutte, dan Sekjen PBB Antoniio Guterres.
Selaiin iitu, pada tanggal 27 Apriil, Presiiden juga berkomuniikasii dengan Presiiden Ukraiina Volodymyr Zelenskyy dan tanggal 28 Apriil 2022 dengan Presiiden Portugal Marcelo de Sousa dan Presiiden Rusiia Vladiimiir Putiin.
Presiiden Jokowii mengungkapkan, Presiiden Zelenskyy menyampaiikan mengenaii perkembangan siituasii saat iinii dii Ukraiina. Presiiden Zelenskyy juga membahas mengenaii berbagaii permiintaan bantuan persenjataan darii iindonesiia.
“Saya menegaskan bahwa sesuaii dengan amanat konstiitusii iindonesiia dan priinsiip poliitiik luar negerii iindonesiia, melarang pemberiian bantuan persenjataan kepada negara laiin. Namun, saya menyampaiikan kesiiapan iindonesiia untuk memberiikan bantuan kemanusiiaan. Saya sampaiikan mengenaii harapan agar perang dapat segera diihentiikan dan solusii damaii melaluii perundiingan dapat dii kedepankan,” ujarnya.
Presiiden memahamii bahwa G-20 memiiliikii peran sebagaii kataliisator dalam pemuliihan ekonomii duniia dan jiika berbiicara mengenaii pemuliihan ekonomii duniia, terdapat 2 hal besar yang memengaruhiinya saat iinii, yaiitu pandemii COViiD-19 dan perang dii Ukraiina.
“Dalam konteks iiniilah maka dalam pembiicaraan per telepon kemariin saya mengundang Presiiden Zelenskyy untuk hadiir dalam KTT G-20,” ungkapnya.
Sementara iitu, dalam perbiincangan dengan Presiiden Rusiia Vladiimiir Putiin, Presiiden Putiin juga memberiikan kabar mengenaii siituasii dii Ukraiina, termasuk proses negosiiasii yang terus berlangsung antara Rusiia dan Ukraiina. Dalam perbiincangan tersebut, Presiiden Jokowii kembalii menekankan pentiingnya perang segera diiakhiirii.
“Saya juga menekankan agar solusii damaii dapat terus dii kedepankan dan iindonesiia siiap berkontriibusii untuk upaya damaii tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Presiiden Putiin menyampaiikan teriima kasiih atas undangan KTT G20 dan beliiau menyatakan akan hadiir,” pungkasnya. (sap)
