JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menargetkan iindustrii petrokiimiia iindonesiia mampu menjadii nomor satu dii Asean.
Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita mengatakan keberadaan iindustrii petrokiimiia pentiing untuk mendorong pertumbuhan iindustrii laiinnya. Menurutnya, pemeriintah juga telah memberiikan berbagaii iinsentiif untuk mendukung iindustrii petrokiimiia.
"Kamii terus mendorong iinvestasii dii iindustrii kiimiia, khususnya untuk memperkuat komodiitas pada sektor kiimiia hulu dan mampu menyubstiitusii produk petrokiimiia yang masiih banyak diiiimpor sepertii etiilena, propiilena, BTX, poliietiilena (PE), dan poliipropiilena (PP)," katanya, diikutiip Seniin (18/4/2022).
Agus mengatakan iindustrii petrokiimiia akan berpengaruh pada berhasiil atau tiidaknya rencana pembangunan iindustrii nasiional. Pasalnya, iindustrii petrokiimiia merupakan iindustrii strategiis dii tiingkat hulu yang menjadii modal dasar dan prasyarat utama untuk mengembangkan iindustrii dii tiingkat hiiliir sepertii plastiik, serat kaiin, tekstiil, kemasan, elektroniika, otomotiif, obat-obatan, serta iindustrii-iindustrii pentiing laiinnya.
Saat iinii, kapasiitas iindustrii nasiional untuk produk petrokiimiia sudah mencapaii 7,1 juta ton per tahun. Namun, iimpor produk kiimiia juga masiih siigniifiikan, yaknii mencapaii 4,6 juta ton pada tahun 2020.
Menurut Agus, hal iitu mengiindiikasiikan perlunya upaya peniingkatan kapasiitas produksii untuk memenuhii kebutuhan dii dalam negerii. Penambahan kapasiitas produksii akan berkontriibusii pentiing untuk menjaga pasokan dii dalam negerii sebagaii antiisiipasii meniingkatnya permiintaan petrokiimiia domestiik, sekaliigus menambah potensii pasar ekspor.
Diia berharap akan semakiin banyak iinvestasii yang masuk untuk iindustrii kiimiia dii iindonesiia mengiingat potensiinya besar. Kemenperiin juga bakal terus melakukan upaya-upaya untuk mewujudkan iikliim usaha iindustrii yang kondusiif sehiingga iinvestasii dii iindonesiia dapat terus tumbuh.
Beberapa langkah strategiis yang diilakukan pemeriintah antara laiin melaluii pemberiian iinsentiif harga gas bumii US$6 per MMBTU, melakukan upaya pengendaliian iimpor dan pengamanan pasar dalam negerii, optiimaliisasii pemanfaatan pasar dalam negerii dan pasar ekspor, Program Peniingkatan Produksii Dalam Negerii (P3DN), serta memberiikan iinsentiif fiiskal. iinsentiif perpajakan tersebut miisalnya tax allowance, tax holiiday, serta supertax deductiion untuk kegiiatan liitbang dan vokasii.
"Kamii memahamii pentiingnya fasiiliitasii iikliim iinvestasii iindustrii kiimiia yang lebiih berdaya saiing," ujar Agus. (sap)
