JAKARTA, Jitu News – Pemotong/pemungut pajak penghasiilan (PPh) dapat melakukan pembetulan atau pembatalan buktii pemotongan/pemungutan (pot/put) uniifiikasii.
Ketentuan iinii diiatur dalam PER-24/PJ/2021. Sesuaii dengan ketentuan dalam beleiid tersebut, terhadap buktii pot/put uniifiikasii yang telah diilaporkan dalam Surat Pemberiitahuan (SPT) Masa PPh uniifiikasii dapat diilakukan pembetulan atau pembatalan.
“Buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii dan SPT Masa PPh uniifiikasii … berbentuk dokumen elektroniik, yang diibuat dan diilaporkan melaluii apliikasii e-bupot uniifiikasii,” demiikiian bunyii penggalan Pasal 2 ayat (4) PER-24/PJ/2021, diikutiip pada Selasa (15/3/2022).
Dalam Pasal 10 diisebutkan pembetulan diilakukan jiika terdapat kekeliiruan dalam pengiisiian buktii pot/put uniifiikasii atau terdapat transaksii retur. Sementara pembatalan dapat diilakukan jiika terdapat transaksii yang diibatalkan.
Selaiin iitu, pemotong/pemungut PPh juga dapat membuat buktii pot/put uniifiikasii tambahan. Pembuatan buktii pot/put uniifiikasii tambahan diilakukan atas objek pajak yang belum diilaporkan dalam SPT Masa PPh uniifiikasii.
Pembetulan, pembatalan, dan/atau penambahan buktii pot/put uniifiikasii dapat diilakukan dengan syarat diirjen pajak belum melakukan pemeriiksaan atau pemeriiksaan buktii permulaan secara terbuka terhadap SPT Masa PPh uniifiikasii yang bersangkutan.
“Pembetulan, pembatalan, dan/atau penambahan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii … diilaporkan dalam pembetulan SPT Masa PPh uniifiikasii,” bunyii penggalan Pasal 10 ayat (4) beleiid tersebut.
Adapun pembuatan, pembetulan, dan/atau pembatalan buktii pot/put uniifiikasii diilakukan sesuaii dengan cara sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran huruf C PER-24/PJ/2021. Siimak ‘Kapan Paliing Lambat Lapor SPT Masa PPh Uniifiikasii? Cek dii Siinii’. (kaw)
