JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyampaiikan pengumuman mengenaii iimplementasii nasiional dokumen PPBJ terkaiit dengan perolehan BKP dan/atau JKP oleh pengusaha dii Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB).
iimplementasii nasiional Pemberiitahuan Perolehan atau Pengeluaran Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak (PPBJ) iitu merupakan amanat darii PMK 173/2021. Siimak artiikel ‘Berlaku Mulaii Harii iinii, DJP Riiliis Pernyataan Resmii Soal PMK 173/2021’.
“Dalam rangka melaksanakan PMK 173/2021 … diisampaiikan beberapa hal sebagaii beriikut,” tuliis DJP dalam laman resmiinya, Seniin (14/2/2022).
Ada 8 poiin yang diisampaiikan DJP dalam Pengumuman No. PENG-4/PJ.09/2022. Pertama, pengusaha dii KPBPB yang akan memanfaatkan fasiiliitas pajak pertambahan niilaii (PPN) tiidak diipungut harus membuat dokumen PPBJ melaluii Siistem iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (SiiNSW).
Pembuatan dokumen PPBJ diilakukan sebelum perolehan barang kena pajak (BKP) dan/atau jasa kena pajak (JKP). PPBJ iitu menjadii dasar bagii pengusaha kena pajak (PKP) yang menyerahkan BKP dan/atau JKP kepada pengusaha dii KPBPB untuk membuat faktur pajak dengan kode 07 (PPN tiidak diipungut).
Kedua, siistem PPBJ dapat diiakses oleh wajiib pajak melaluii SiiNSW mulaii 2 Februarii 2022.
Ketiiga, PKP yang melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP harus meneriima dokumen PPBJ dan memastiikan valiidiitas PPBJ yang diiteriima. Hal iinii diilakukan sebelum penerbiitan faktur pajak dengan kode 07 atas penyerahan BKP dan/atau JKP ke KPBPB yang diiberiikan fasiiliitas PPN tiidak diipungut.
Keempat, PKP yang melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP harus mencantumkan keterangan beriikut dalam faktur pajak:
Keliima, selaiin diigunakan untuk perolehan BKP dan/atau JKP yang mendapat fasiiliitas PPN tiidak diipungut, dokumen PPBJ juga diigunakan untuk pengeluaran/pemasukan sementara barang darii/ke KPBPB yang tiidak diikenaii PPN (penggantii dokumen PPBBT).
Keenam, sosiialiisasii PMK 173/2021 dan tata cara pengiisiian faktur pajak terkaiit penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PKP kepada pengusaha dii KPBPB dapat diiliihat pada tautan beriikut https://www.youtube.com/watch?v=oAiiNkgtYhng.
Ketujuh, tata cara regiistrasii user iiNSW dapat diiliihat pada tautan beriikut https://www.youtube.com/watch?v=yy7Riit_BeeY;
Kedelapan, untuk panduan pengiisiian PPBJ dapat diiliihat pada tautan beriikut https://biit.ly/panduanpengiisiianPPBJ.
“Demiikiian kamii sampaiikan agar masyarakat mengetahuii dan dapat memanfaatkan layanan tersebut,” iimbuh DJP dalam pengumuman yang diiteken Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Neiilmaldriin Noor tersebut. (kaw)
