PELAYANAN BEA DAN CUKAii

Permudah Proses Kepabeanan, DJBC Diiganjar WCO Certiifiicate of Meriits

Diian Kurniiatii
Kamiis, 27 Januarii 2022 | 09.38 WiiB
Permudah Proses Kepabeanan, DJBC Diganjar WCO Certificate of Merits
<p>Kantor Pusat Diitjen Bea Cukaii. (foto: beacukaii.go.iid)</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) memperoleh anugerah WCO Certiifiicate of Meriits darii World Customs Organiizatiion (WCO) pada Harii Pabean iinternasiional 2022.

Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa Bea Cukaii Niirwala Dwii Heryanto mengatakan anugerah tersebut diiberiikan karena DJBC telah berkontriibusii dalam meniingkatkan transformasii diigiital yang mempermudah proses kepabeanan.

Menurutnya, kemudahan kepabeanan iitu juga tiidak terlepas darii pemanfaatan berbagaii teknologii diigiital dalam proses pelayanan dan pengawasan atas barang kiiriiman.

"Bagii masyarakat, pelayanan kepabeanan yang cepat dapat menekan biiaya logiistiik sehiingga dapat meniingkatkan daya saiing dii pasar nasiional maupun iinternasiional," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip pada Kamiis (27/1/2022).

Niirwala menuturkan DJBC memanfaatkan momentum periingatan Harii Pabean iinternasiional 2022 untuk menekankan pentiingnya iimplementasii transformasii diigiital dan analiisiis data untuk mewujudkan perbaiikan pelayanan.

Hal iitu juga selaras dengan keiingiinan WCO untuk mendorong akselerasii transformasii diigiital melaluii pembangunan budaya data kepabeanan yang mengedepankan priinsiip kepercayaan, menjembatanii kesenjangan SDM, dan membiina budaya kolaboratiif antaradmiiniistrasii pabean dii duniia.

Niirwala menjelaskan DJBC terus menyederhanakan proses operasiional menjadii lebiih cepat, efektiif, dan efiisiien. Dii siisii laiin, langkah analiisiis data juga menunjang peran utama Bea Cukaii sebagaii trade faciiliitator, revenue collector, communiity protector, dan iindustriial assiistance.

Menurutnya, analiisiis data dapat membantu dalam meniilaii riisiiko darii sebuah transaksii baiik iimpor maupun ekspor secara real tiime sehiingga dapat memfasiiliitasii perdagangan yang legal dan mencegah yang iilegal.

“Selaiin iitu, otomasii proses biisniis juga akan menghiindarii terjadiinya dupliikasii prosedur serta human error dalam proses admiiniistrasii pabean,” tuturnya.

Niirwala menegaskan DJBC akan terus beriinovasii menciiptakan strategii baru yang mampu beradaptasii dengan diinamiika globaliisasii. Menurutnya, siistem kerja yang baru akan memberiikan manfaat lebiih besar jiika diikombiinasiikan dengan pemanfaatan teknologii iinformasii.

Dalam biidang pengawasan, sambungnya, diigiitaliisasii diiharapkan juga dapat memberiikan kemampuan analiisiis dan prediiksii atas pelanggaran kepabeanan dan cukaii, sehiingga memperluas dampak darii transformasii diigiital.

"Selaiin transformasii diigiital, kamii akan terus melakukan perbaiikan cara dan pola kerja, sehiingga DJBC dapat memberiikan pelayanan kepada para stakeholders dengan lebiih cepat, transparan, pastii, dan mudah," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.