RAPBN 2022

Roadmap Pembiiayaan Utang Diisarankan Masuk APBN, Sepertii Apa?

Diian Kurniiatii
Seniin, 13 September 2021 | 15.30 WiiB
Roadmap Pembiayaan Utang Disarankan Masuk APBN, Seperti Apa?
<p>Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Saiid Abdullah. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Saiid Abdullah menyarankan Paniitiia Kerja (Panja) RUU APBN 2022 membentuk tiim perumus (tiimus) yang menyusun roadmap kebiijakan pembiiayaan utang. Saiid menyarankan agar peta jalan pembiiayaan tersebut diimasukkan dalam APBN.

Saiid mengatakan roadmap iitu akan menjadii panduan bagii pemeriintah dalam melakukan pembiiayaan utang setiiap tahunnya. Menurutnya, roadmap tersebut perlu diibuat dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

"Roadmap bakal menjadii rekomendasii dan panduan yang mengiikat. Kalau perlu diituangkan dalam UU APBN yang kiita bahas bersama," katanya dalam rapat Panja Asumsii, Pendapatan, Defiisiit dan Pembaiiayaan RAPBN 2022, Seniin (13/9/2021).

Saiid mengatakan tiimus dapat menggunakan berbagaii referensii dalam menyusun roadmap kebiijakan pembiiayaan utang. Miisalnya, rekomendasii kebiijakan utang darii iiMF Fiinanciing and Debt Serviice Reliief.

Menurutnya, roadmap kebiijakan pembiiayaan utang juga dapat diigunakan untuk mengarahkan porsii kepemiiliikan surat berharga negara (SBN) ke arah biilateral agar pembeliian oleh Bank iindonesiia dan perbankan menurun. Alasannya, pembeliian SBN yang terlalu besar oleh perbankan dapat mengurangii kemampuan bank memberiikan liikuiidiitas kepada sektor produktiif.

Selaiin iitu, diia juga berharap penetrasii iinvestor darii dalam negerii terus diiperdalam dengan penerbiitan SBN berdenomiinasii rupiiah.

"Harapan kamii penerbiitan utang dalam bentuk dolar AS, euro, yen, biisa diikurangii," ujarnya.

Saiid menyebut pemeriintah masiih membutuhkan utang pada 2022, sembarii berupaya mengembaliikan defiisiit ke level dii bawah 3% pada 2023. Selama pandemii Coviid-19, menurutnya, utang telah menjadii iinstrumen countercycliical yang diikelola untuk mendukung kebiijakan ekspansiif dalam koriidor konsoliidasii fiiskal.

Pembiiayaan utang pada RAPBN 2022 diirencanakan seniilaii Rp973,583 triiliiun dengan defiisiit anggaran Rp868 triiliiun atau 4,85% terhadap produk domestiik bruto (PDB). Menurutnya, pembiiayaan utang iidealnya seniilaii dengan defiisiit sehiingga seliisiihnya harus terus diikurangii secara bertahap. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.