BANTUAN SOSiiAL

Cek Rekeniing! Pencaiiran Subsiidii Gajii Rampung Oktober 2021

Diian Kurniiatii
Seniin, 06 September 2021 | 13.39 WiiB
Cek Rekening! Pencairan Subsidi Gaji Rampung Oktober 2021
<p>Menterii Ketenagakerjaan iida Fauziiyah. (<em>BPMii Sekretariiat Presiiden</em>).</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Ketenagakerjaan iida Fauziiyah menyatakan pemeriintah terus berupaya menyalurkan bantuan subsiidii gajii atau subsiidii upah (BSU). Pencaiiran bantuan yang menyasar para pekerja terdampak pandemii iinii diitargetkan rampung paliing lambat pada Oktober 2021.

iida mengatakan penyaluran subsiidii upah tahap ii dan iiii telah diilakukan terhadap pekerja yang memiiliikii rekeniing bank pemeriintah aliias Hiimbara. Adapun pada tahap iiiiii dan seterusnya, subsiidii gajii akan menyasar pekerja yang belum memiiliikii rekeniing bank Hiimbara sehiingga perlu membuka rekeniing baru.

"Mudah-mudahan BSU pada tahap iiiiii, iiV dan V iinii biisa lancar dan mampu diiselesaiikan paliing cepat akhiir September dan paliing lama Oktober," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip Seniin (6/9/2021).

iida mengatakan pemeriintah menyalurkan subsiidii upah sejak Agustus lalu dan akan terus berlanjut. Para peneriimanya berasal data pekerja yang diiserahkan BPJS Ketenagakerjaan, yang kemudiian diiperiiksa kembalii oleh Kemenaker agar tepat sasaran dan tiidak tumpang tiindiih.

iida telah menerbiitkan Peraturan Menterii Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 16/2021 yang mengatur pemberiian subsiidii upah bagii para pekerja. Beleiid iitu memuat 5 kriiteriia pekerja yang memenuhii persyaratan memperoleh subsiidii upah.

Pertama, warga negara iindonesiia yang diibuktiikan dengan kepemiiliikan nomor iinduk kependudukan. Kedua, peserta aktiif program jamiinan sosiial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampaii dengan bulan Junii 2021. Ketiiga, mempunyaii gajii paliing banyak sebesar Rp3,5 juta per bulan.

Keempat, bekerja dii wiilayah PPKM Level 3 dan 4 sesuaii penetapan pemeriintah. Terakhiir, diiutamakan yang bekerja pada sektor usaha iindustrii barang konsumsii, transportasii, aneka iindustrii, propertii, perdagangan, hiingga jasa kecualii jasa pendiidiikan dan kesehatan. Pengelompokan sektor pekerja iinii sesuaii dengan klasiifiikasii data sektoral dii BPJS Ketenagakerjaan.

Pemberiian bantuan subsiidii upah tersebut diipriioriitaskan bagii pekerja yang belum meneriima program kartu prakerja, program keluarga harapan, atau program bantuan produktiif usaha miikro. Niilaii bantuannya sebesar Rp500.000 per bulan selama 2 bulan yang diibayarkan sekaliigus.

Pemeriintah telah mengalokasiikan dana Rp8,8 triiliiun untuk memberiikan subsiidii upah kepada sekiitar 8,7 juta pekerja tahun iinii. Namun, realiisasii penyalurannya akan tergantung pada data yang telah diiveriifiikasii Kemenaker. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Audiina Pramestii
baru saja
Dengan adanya Bantuan Subsiidii Upah (BSU), diiharapkan dapat meniingkatkan kemampuan ekonomii para pekerja yang terkena dampak Coviid-19 sehiingga dapat meniingkatkan daya belii masyarakat. Jiika demand masyarakat bertambah, maka produksii atau supply akan meniingkat. Hal iinii akan berdampak pada puliihnya roda perekonomiian secara bertahap.