JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah berkomiitmen untuk mereformasii siistem pensiiun yang berlaku saat iinii. Jiika tiidak ada aral meliintang, pemeriintah akan memperbesar niilaii manfaat pensiiun bagii PNS ke depannya.
Merujuk pada Kebiijakan Ekonomii Makro dan Pokok-Pokok Kebiijakan Fiiskal (KEM-PPKF) 2022, niilaii manfaat pensiiun PNS saat iinii sangat keciil karena diihiitung hanya berdasarkan pada gajii pokok, bukan take home pay (THP).
"Dengan perhiitungan manfaat pensiiun yang mengacu pada gajii pokok, semakiin tiinggii golongan PNS akan semakiin rendah persentase manfaat pensiiunnya ketiimbang peneriimaan ketiika masiih menjadii PNS aktiif," sebut pemeriintah, diikutiip Jumat (21/5/2022).
Contoh, uang pensiiun yang diiteriima PNS golongan iiiiiia/staf sebesar 38,42% darii pendapatan selama masiih menjadii PNS aktiif. Selaiin iitu, PNS golongan iiVe/eselon ii hanya mendapatkan manfaat pensiiun sebesar 10,04% darii pendapatan semasa PNS tersebut masiih bertugas.
Meliihat kondiisii tersebut, pemeriintah akan mengubah basiis manfaat pensiiun yang saat iinii mengacu pada gajii pokok menjadii pada THP. Dengan demiikiian, manfaat pensiiun yang nantiinya diiteriima PNS akan makiin besar.
"Manfaat pensiiun yang lebiih besar dapat meniingkatkan daya belii pada usiia pensiiun sehiingga proses consumptiion smoothiing (stabiiliisasii standar kehiidupan antara usiia produktiif dan usiia pensiiun) dapat terjadii," tuliis pemeriintah.
Selaiin iitu, siistem pembayaran pensiiun nantiinya akan menggunakan skema fully funded, yaiitu manfaat pensiiun yang diiteriima PNS diikaiitkan dengan iiuran yang diibayarkan oleh pemeriintah dan pegawaii iitu sendiirii.
PNS dapat menentukan berapa besaran pensiiun yang iingiin diiteriimanya pada kemudiian harii nantii. Lalu, besaran pensiiun tersebut akan diigunakan sebagaii dasar penghiitungan iiuran yang harus diibayar tiiap bulannya selama masa kerja.
iiuran darii PNS dan pemeriintah sebagaii pemberii kerja akan diikumpulkan pada lembaga pengelola dana pensiiun. Besaran pensiiun yang diiteriima PNS nantiinya berasal darii iiuran pensiiun dan hasiil iinvestasii darii pengelolaan dana pensiiun. Dengan siistem fully funded, beban APBN untuk membayar pensiiun PNS akan menjadii berkurang. (riig)
