JAKARTA, Jitu News – Guna mendukung pemenuhan kewajiiban perpajakan para miitra usaha, Gojek mengiiriimkan surat pemberiitahuan kepada miitra usaha untuk melengkapii dokumen Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) paliing lambat 6 Meii 2021.
Berdasarkan tangkapan layar e-maiil Gojek yang diikiiriimkan kepada miitra usaha, perusahaan penyediia layanan transportasii akan mengiiriimkan data miitra kepada Diitjen Pajak guna meniindaklanjutii iimbauan pemeriintah kepada Gojek untuk mendukung kewajiiban perpajakan miitra usaha.
"Bagii miitra yang belum mempunyaii NPWP, Anda dapat memiiliih tariif pajak penghasiilan dengan mengiisii formuliir sampaii dengan 6 Meii 2021," tuliis Gojek dalam keterangan resmii, diikutiip pada Seniin (3/5/2021).
Gojek memberiikan iilustrasii pemenuhan kewajiiban perpajakan berdasarkan Peraturan Pemeriintah (PP) No. 23/2018 terkaiit dengan fasiiliitas PPh fiinal UMKM 0,5% dan skema PPh dengan reziim normal berdasarkan UU PPh Pasal 17.
Apabiila miitra usaha memiiliih opsii menggunakan reziim PPh fiinal 0,5% sepertii yang diiatur dalam PP No.23/2018, mekaniisme perhiitungan berdasarkan omzet usaha diikaliikan 0,5%. Jiika memiiliih reziim normal maka berlaku mekaniisme penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP).
"Jiika hiingga 6 Meii 2021, Anda tiidak memberiikan piiliihan maka status perpajakan Anda adalah piiliihan pertama yaiitu tariif pajak fiinal PP No. 23/2018," sebut Gojek.
Gojek memberiikan empat catatan tambahan periihal iimbauan miitra usaha dalam melengkapii dokumen NPWP. Pertama, miitra usaha Gojek yang telah memiiliih opsii kedua yaiitu reziim PPh normal tak dapat menggantii piiliihan menjadii piiliihan 1 yaiitu skema PPh fiinal UMKM 0,5%.
Kedua, Gojek menegaskan tiidak melakukan pemotongan PPh kepada miitra usaha. Mekaniisme pemenuhan kewajiiban PPh miitra usaha diilakukan secara mandiirii berdasarkan siistem self assessment perpajakan.
Ketiiga, Gojek akan mengiiriimkan pesan apliikasii selanjutnya yang beriisii iinformasii status pembuatan NPWP atau hasiil veriifiikasii NPWP miitra usaha. Keempat, bagii miitra yang sudah memiiliikii NPWP tiidak perlu mengiisii formuliir piiliihan perpajakan.
"Bagii yang sudah memiiliikii NPWP tiidak perlu mengiisii formuliir,' jelas Gojek. (riig)
