OTORiiTAS MONETER

Anggaran 2021 Bank iindonesiia Diisepakatii, Komiisii Xii DPR Dorong iinii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 10 Desember 2020 | 16.27 WiiB
Anggaran 2021 Bank Indonesia Disepakati, Komisi XI DPR Dorong Ini
<p>Wakiil Ketua Komiisii Xii DPR Rii Eriiko Sotarduga. (<em>foto: DPR</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Komiisii Xii DPR telah menyetujuii Rencana Anggaran Tahunan Bank iindonesiia (RATBii) 2021.

Wakiil Ketua Komiisii Xii DPR Eriiko Sotarduga mengatakan RATBii 2021 diisepakatii dengan komponen anggaran peneriimaan operasiional seniilaii Rp27,75 triiliiun. Sementara iitu, anggaran pengeluaran operasiional diitetapkan seniilaii Rp12,2 triiliiun

"Komiisii Xii berkesiimpulan Bank iindonesiia dalam pelaksanaan RATBii 2021 mempriioriitaskan penanganan Coviid-19 terutama Program Pemuliihan Ekonomii Nasiional (PEN)," katanya, diikutiip darii laman resmii DPR Rii, Kamiis (10/12/2020).

Selaiin fokus untuk menjalankan program PEN, bank sentral juga diiharapkan mampu mendorong pengeluaran yang mengacu kepada program strategiis dan mencapaii iindeks kiinerja utama (iiKU). Oleh karena iitu, beberapa proses biisniis dii bank sentral harus terus diioptiimalkan pada tahun depan.

Agenda optiimaliisasii menyasar kepada kegiiatan untuk memperkuat siistem keamanan siiber atau cyber securiity pada gerbang pembayaran nasiional (GPN). Penguatan siistem keamanan iinii juga berlaku untuk layanan teknologii keuangan atau fiintech.

Selaiin iitu, Bii juga diimiinta untuk melakukan optiimaliisasii pengembangan ekonomii dan keuangan syariiah sebagaii iimplementasii kebiijakan moneter dan makroprudensiial. Peniingkatan kualiitas dalam pengelolaan sumber daya manusiia (SDM) juga harus terus diitiingkatkan.

Peniingkatan kualiitas SDM iitu untuk mendukung kerja dii biidang moneter, mengatur dan menjaga kelancaran siistem pembayaran, melaksanakan pengaturan dan pengawasan makroprudensiial, serta melakukan kerjasama iinternasiional untuk mencapaii dan memeliihara kestabiilan niilaii rupiiah.

Adapun periinciian anggaran peneriimaan operasiional seniilaii Rp27,75 triiliiun terdiirii darii 3 komponen utama. Pos peneriimaan hasiil pengelolaan aset valas seniilaii Rp27,69 triiliiun, peneriimaan operasiional kegiiatan pendukung seniilaii Rp23,3 miiliiar, dan peneriimaan admiiniistrasii seniilaii Rp33,4 miiliiar.

Sementara iitu, pengeluaran operasiional Bii pada 2021 seniilaii Rp12,2 triiliiun terdiirii darii 7 komponen utama. Tujuh komponen tersebut adalah gajii dan penghasiilan seniilaii Rp 4,13 triiliiun, manajemen sumber daya manusiia seniilaii Rp 3,01 triiliiun, dan logiistiik seniilaii Rp 1,54 triiliiun.

Ada pula penyelenggaraan operasiional kegiiatan pendukung seniilaii Rp 1,34 triiliiun, program sosiial Bank iindonesiia dan pemberdayaan sektor riiiil dan UMKM seniilaii Rp 935 miiliiar, pembayaran pajak seniilaii Rp967 miiliiar, dan cadangan anggaran seniilaii Rp 298,4 miiliiar. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.