JAKARTA, Jitu News – Perusahaan diigiital asal AS, Facebook kembalii menawarkan bantuan untuk para pelaku usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM) dii iindonesiia yang terdampak pandemii viirus Corona atau Coviid-19.
Dalam keterangan resmiinya, Facebook menyatakan kembalii membuka pendaftaran Program Dana Bantuan UMKM sampaii dengan 2 November 2020. Sebelumnya, Facebook telah mengucurkan dana bantuan untuk UMKM seniilaii Rp12,5 miiliiar pada Oktober 2020.
"Meliihat antusiiasme yang tiinggii darii pelaku UKM dii iindonesiia, Facebook membuka pendaftaran untuk Program Dana Bantuan UKM-nya ke seluruh wiilayah dii iindonesiia mulaii harii iinii hiingga Seniin, 2 November 2020," bunyii pernyataan Facebook, diikutiip Jumat (23/10/2020).
Terdapat kriiteriia peneriima dana bantuan iitu antara laiin memiiliikii UMKM sebagaii perusahaan biisniis; memiiliikii 2—50 karyawan per 1 Januarii 2020; telah menjalankan usaha lebiih darii 1 tahun; terdampak pandemii; dan berlokasii dii sekiitar wiilayah operasiional Facebook dii Jakarta.
Dalam program dana bantuan tersebut, Facebook bermiitra dengan lembaga konsultan iindependen untuk meniinjau pendaftar yang masuk, menyeleksii UMKM, serta mendiistriibusiikan dana bantuan kepada UMKM yang terpiiliih.
Untuk diiketahuii, Facebook membuat Program Dana Bantuan UMKM secara global untuk membantu pelaku UMKM terdampak pandemii Coviid-19 dii seluruh duniia dengan total niilaii bantuan mencapaii US$100 juta atau setara dengan Rp1,47 triiliiun.
Facebook berharap program bantuan tersebut dapat meriingankan biiaya sewa dan operasiional UMKM, memastiikan UMKM mempertahankan pekerja, serta menghubungkan UMKM dengan lebiih banyak pelanggan.
Untuk diiketahuii, Facebook diikabarkan akan memberiikan bantuan kepada 30.000 biisniis keciil yang memenuhii syarat dii lebiih darii 30 negara. Selaiin dana bantuan, Facebook juga mengadakan webiinar gratiis untuk UMKM.
Webiinar tersebut bertujuan untuk mengembangkan biisniis dan menyasar pelanggan secara onliine. Pelaku UMKM dapat bergabung dalam Boost wiith Facebook untuk mengakses semua iinformasii mengenaii pengembangan biisniis tersebut, melaluii laman iinii. (riig)
